Kantor Otoritas Bandar Udara
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2011 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas Bandar Udara.
Tugas Pokok
Kantor Otoritas Bandar Udara mempunyai tugas melaksanakan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan penerbangan di bandar udara.
Fungsi
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan terhadap keselamatan, keamanan, kelancaran, serta kenyamanan penerbangan di bandar udara;
- Pelaksanaan koordinasi kegiatan pemerintahan di bandar udara;
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian dan pengawasan dibidang fasilitas, pelayanan dan pengoperasian bandar udara;
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penggunaan lahan daratan dan/atau perairan bandar udara sesuai dengan rencana induk bandar udara;
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penggunaan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dan Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) serta Daerah Lingkungan Kepentingan Bandar Udara (DLKp);
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan pelaksanaan standar kinerja operasional pelayanan bandar udara, angkutan udara, keamanan penerbangan, pesawat udara, dan navigasi penerbangan;
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan pelaksanaan pelestarian lingkungan bandar udara;
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan di bidang angkutan udara, kelaikudaraan dan pengoperasian pesawat udara di bandar udara, pelaksanaan ketentuan mengenai organisasi perawatan pesawat udara, serta sertifikat kompetensi dan lisensi personel pengoperasian pesawat udara;
- Pemberian sertifikat kelaikudaraan standar lanjutan (continous airworthiness certificate) untuk pesawat udara bukan kategori transport (non transport category) atau bukan niaga (non commercial);
- Pelaksanaan pengaturan, pengendalian dan pengawasan di bidang keamanan penerbangan dan pelayanan darurat di bandar udara;
- Pelaksanaan urusan administrasi dan kerumah tanggaan Kantor Otoritas Bandar Udara.
Klasifikasi Kantor Otoritas Bandar Udara
Kantor Otoritas Bandar Udara Kelas Utama
Kantor Otoritas Bandar Udara Kelas I
Kantor Otoritas Bandar Udara Kelas II
Pembagian Wilayah Kerja Kantor Otoritas Bandar Udara
| Nama UPT | Kelas | Lokasi Kantor | Wilayah Kerja |
|---|---|---|---|
| Wilayah I | Utama | Soekarno Hatta, Banten | DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Kalimantan Barat |
| Wilayah II | I | Kualanamu, Medan | Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau |
| Wilayah III | I | Juanda, Surabaya | Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan |
| Wilayah IV | I | Ngurah Rai, Denpasar | Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur |
| Wilayah V | I | Hasanuddin, Makassar | Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah |
| Wilayah VI | II | Minangkabau, Padang | Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung |
| Wilayah VII | II | Sepinggan, Balikpapan | Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara |
| Wilayah VIII | II | Sam Ratulangi, Manado | Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara |
| Wilayah IX | II | Rendani, Manokwari | Papua Barat, Papua Barat Daya (ditambah Bandar Udara: Frans Kaisiepo, Nabire) |
| Wilayah X | II | Mopah, Merauke | Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan |