Direktorat Keamanan Penerbangan
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 4 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan.
Tugas Pokok
Direktorat Keamanan Penerbangan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang keamanan penerbangan.
Fungsi
- Penyiapan perumusan kebijakan di bidang standardisasi dan kerja sama, personel, fasilitas, penanganan kargo, penanganan barang berbahaya, penilaian risiko keamanan penerbangan, kendali mutu keamanan penerbangan, serta penegakan hukum;
- Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang standardisasi dan kerja sama, personel, fasilitas, penanganan kargo, penanganan barang berbahaya, penilaian risiko keamanan penerbangan, kendali mutu keamanan penerbangan, serta penegakan hukum;
- Penyiapan penyusunan, norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang standardisasi dan kerja sama, personel, fasilitas, penanganan kargo, penanganan barang berbahaya, penilaian risiko keamanan penerbangan, kendali mutu keamanan penerbangan, serta penegakan hukum;
- Penyiapan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang standardisasi dan kerja sama, personel, fasilitas, penanganan kargo, penanganan barang berbahaya, penilaian risiko keamanan penerbangan, kendali mutu keamanan penerbangan, serta penegakan hukum;
- Penyiapan pelaksanaan pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang standardisasi dan kerja sama, personel, fasilitas, penanganan kargo, penanganan barang berbahaya, penilaian risiko keamanan penerbangan, kendali mutu keamanan penerbangan, serta penegakan hukum; dan
- Penyiapan pelaksanaan urusan ketatausahaan, keuangan, sumber daya manusia, pengumpulan dan pengolahan data, keamanan sistem dan data, dan kerumahtanggaan Direktorat.
Struktur Organisasi
Direktorat Keamanan Penerbangan, terdiri atas:
Subdirektorat Standardisasi dan Kerja Sama Keamanan Penerbangan
Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang standardisasi, kerja sama keamanan penerbangan, dan fasilitasi (FAL) udara.
Subdirektorat Personel Keamanan Penerbangan
Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang personel keamanan penerbangan, lembaga pendidikan dan pelatihan keamanan penerbangan, serta formulasi kebutuhan dan kompetensi inspektur di bidang keamanan penerbangan.
Subdirektorat Penanganan Kargo dan Fasilitas Keamanan Penerbangan
Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang fasilitas keamanan penerbangan, penanganan kargo udara, dan penanganan barang berbahaya.
Subdirektorat Penilaian Risiko dan Kendali Mutu Keamanan Penerbangan
Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang penilaian risiko keamanan penerbangan, dan kendali mutu keamanan penerbangan.
Subdirektorat Penegakan Hukum Penerbangan
Mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, analisis, evaluasi, . dan pelaporan di bidang penyidikan tindak pidana penerbangan, keamanan siber penerbangan, dan izin masuk daerah keamanan penerbangan.