Kemenhub Mendorong Peningkatan Kualitas Tata Kelola dan Layanan Teknis Penerbangan

Humas DJPU
Kamis, 08 Oktober 2026
23 kali dilihat
Gambar Artikel Kemenhub Mendorong Peningkatan Kualitas Tata Kelola dan Layanan Teknis Penerbangan

Tangerang, (8/10/2026) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan layanan teknis penerbangan melalui penerapan sistem manajemen mutu. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penerimaan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 oleh Balai Teknik Penerbangan.

 

Sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya Balai Teknik Penerbangan untuk memastikan proses kerja dilaksanakan secara lebih terstruktur, konsisten, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada para pemangku kepentingan di bidang penerbangan.

Kepala Balai Teknik Penerbangan, Rinaldi mengatakan bahwa sertifikasi SNI ISO 9001:2015 merupakan hasil dari komitmen dan kerja bersama seluruh jajaran dalam melakukan pembenahan serta peningkatan proses kerja.

 

“Sertifikasi SNI ISO 9001:2015 bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan teknis penerbangan. Yang paling penting adalah bagaimana standar dan prinsip manajemen mutu tersebut diterapkan secara konsisten dalam pekerjaan sehari-hari,” ujar Rinaldi.

Menurutnya, proses untuk memperoleh sertifikasi tersebut membutuhkan koordinasi, kedisiplinan, evaluasi, serta komitmen seluruh pegawai untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan pegawai Balai Teknik Penerbangan yang telah berkontribusi dalam proses ini, termasuk auditor internal serta pihak eksternal yang telah memberikan pendampingan dan melakukan penilaian secara objektif,” tambahnya.

Rinaldi menegaskan, penerimaan sertifikat bukan merupakan akhir dari proses peningkatan mutu. Justru, sertifikasi tersebut menjadi momentum untuk memastikan budaya mutu dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas.

 

“Tantangan berikutnya adalah mempertahankan dan meningkatkan standar yang telah dicapai. Kami ingin budaya mutu menjadi bagian dari cara kerja sehari-hari, bukan hanya ketika menghadapi proses audit. Evaluasi dan perbaikan harus terus dilakukan agar layanan yang diberikan semakin baik, cepat, akurat, dan akuntabel,” jelas Rinaldi.

Ia menambahkan, penerapan sistem manajemen mutu juga diharapkan dapat membantu Balai Teknik Penerbangan dalam mengidentifikasi dan memitigasi risiko pada setiap proses kerja, sehingga mendukung keandalan layanan teknis penerbangan.

 

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Balai Teknik Penerbangan atas capaian sertifikasi SNI ISO 9001:2015.

Menurutnya, penerapan sistem manajemen mutu merupakan salah satu instrumen penting untuk memastikan proses kerja di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Pencapaian ini merupakan bukti komitmen Balai Teknik Penerbangan dalam membangun tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan transparan. Namun, sertifikasi ini bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana standar mutu tersebut menjadi budaya kerja dan diterapkan secara konsisten,” ujar Achmad.

Ia juga menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan melalui evaluasi terhadap proses kerja dan hasil audit secara berkala.

“Standar mutu harus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keandalan layanan teknis dan mendukung penyelenggaraan transportasi udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, dan berkesinambungan,” tambahnya.

 

Rinaldi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan penguatan penerapan sistem manajemen mutu dengan mengedepankan prinsip Safety, Innovation, Accountable, dan Professionalism (SIAP).

“Momentum ini akan kami jadikan sebagai dorongan untuk terus berbenah dan berinovasi. Kami berkomitmen menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu serta meningkatkan kualitas layanan teknis penerbangan untuk mendukung keselamatan, keamanan, dan keandalan transportasi udara nasional,” pungkasnya.(RA/GS)

Bagikan Berita Ini

Pencarian

Sistem Manajemen Pengaduan Kementerian Perhubungan (SIMADU)
Gambar Sistem Manajemen Pengaduan Kementerian Perhubungan (SIMADU)
Sistem Pelaporan Sukarela (Voluntary Reporting System) Kementerian Perhubungan (VRS)

Merupakan Sistem Database Keselamatan Penerbangan Nasional untuk mendukung Program Keselamatan Penerbangan Nasional / State Safety Programme (SSP) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Aksesibilitas

Ukuran Teks

100%

Kontras & Warna

Fitur Tambahan