Tanggal Mulai Tanggal Berakhir Kegiatan Deskripsi
Jumat, 25 Februari 2011
Jumat, 25 Februari 2011
THE ARFFS ( AIRPORT RESCUE AND FIRE FIGHTING SERVICES ) AND
· ORGANIZERS The training conducted by the Government of the Republic of Indonesia c.q Ministry of Transportation with the Australian Government c.q Civil Aviation and Safety Authority (CASA), in the framework of Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) Program. · OBJECTIVES 1. Explain the regulations relating to ARFFS and AEP. 2. Description of ARFFS. 3. Development and implementation of the effective AEP. 4. Describes the processes and procedures of ARFFS and AEP. · SCHEDULE The training package placed from 7 – 11 March, 2011 at the Mandarin Hotel Jakarta. · INSTRUCTURE The training materials provided by instructors or experts from Australia. · PARTICIPANTS About ± 30 (thirty) persons who participated in this training which are representatives from the Directorate of Aviation Security especially from Sub - Directorate of Emergency Services, Directorate of Airports, Human Resources Development Center of Civil Aviation, the Airport Administrator Officer, PT. Angkasa Pura I (Persero) and PT. Angkasa Pura II (Persero). · OTHERS Through this training , the participants are expected to be independently provide training with the same material matters. For more information : - Marius Saul Tatuhas ; Phone number : 08128132461 Maraden Purba ; Phone number : 0818141923 Sub - Directorate of Emergency Services – Directorate of Aviation Security Ministry of Transportation Karya Building 23rd floor - Yuli Ardianto ; Phone number : 08111901042 Immanuel P.S ; Phone number : 081585100047 Sub-Directorate of Personnel and Airport Operations – Directorate of Airports Ministry of Transportation Karya Building 24th floor
Selasa, 14 Desember 2010
Rabu, 15 Desember 2010
RUNWAY SAFETY WORKSHOP
Dalam rangka peningkatan keselamatan operasi penerbangan di Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara – Ditjen. Perhubungan Udara pada tahun 2010 telah mengagendakan berbagai program kegiatan yang diantaranya adalah Runway Safety Workshop & Exercises yang dilaksanakan di Balikpapan pada tanggal 24 s/d 26 Nopember 2010 yang lalu dan di Bandung pada tanggal 14 & 15 Desember 2010 mendatang. Program kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait di lingkungan Ditjen. Perhubungan Udara yang diantaranya adalah Direktorat Bandar Udara, Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Diraktorat Navigasi Penerbangan, Bagian Perencanaan, dan Bagian Hukum, serta perwakilan dari para operator terkait yang diantaranya adalah operator bandar udara (Landasan, AMC, Listrik, termasuk ATC), Airlines, dan GSE operator. Materi workshop ditekankan pada sharing information mengenai Kondisi fasilitas pada daerah pergerakan yang diantaranya adalah landasan, taxiway dan appron, signed and marking, Airfield Lighting System, maupun hal-hal yang berkaitan dengan ATS operation, dan Aircraft operation. Untuk melengkapi sharing information tersebut, program kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan peninjauan lapangan (site evaluation) di Bandar Udara (Balikpapan / Bandung) yang mana hasil temuan yang ada kemudian dibahas pada sesi presentasi hasil peninjauan. Peninjauan lapangan dibagi dalam beberapa kelompok bidang yang diantaranya adalah bidang landasan, taxiway, dan apron, bidang marka dan rambu (marking & signed), bidang ATS operation dan bidang Aircraft Operation. Agar pertukaran informasi dan pemahaman masing-masing pihak dapat optimal, maka pada masing-masing kelompok terdapat perwakilan atau personel dari masing-masing bidang keahlian (Pilot, ATC, AMC, teknisi landasan / listrik, dan personel GSE). Mengingat manfaat kegiatan ini yang cukup signifikan dalam peningkatan keselamatan operasi penerbangan di bandar udara melalui peningkatan komunikasi dan pemahaman diantara para pihak yang terlibat dan terkait, maka program kegiatan Runway Safety Workshop & Exercises ini direncakan akan dilaksanakan secara berkesinambungan di tahun-tahun mendatang, termasuk pada tahun 2011. Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjut maupun adanya bahan masukan terkait dengan kegiatan Runway Safety Workshop & Exercises ini, dapat menghubungi dan/atau disampaikan kepada Subdirektorat Personel dan Operasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara Tlp.: 021-3507623, Fax.: 021-3505571 atau menghubungi personel/petugas terkait yaitu Sdr. Alexander, HP.: 081356206582 atau Sdr. Setyo Mulat, Hp.: 081318812299.
Senin, 22 November 2010
Rabu, 15 Desember 2010
Technical Certification and Competency (TCC) Closed Circuit
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi Teknisi Fasilitas Keamanan Penerbangan guna meningkatkan kualitas Pelayanan Keamanan Penerbangan, Direktorat Keamanan Penerbangan akan menyelenggarakan Technical Certification and Competency (TCC) Closed Circuit Television yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Nopember - 15 Desember 2010 bertempat di sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug - Tangerang.
Kamis, 18 November 2010
Kamis, 18 November 2010
Seminar ASEAN Open Skies Policy
Dalam rangka penyusunan rencana aksi strategis nasional (National Strategic Action Plan) untuk menghadapi liberalisasi ASEAN di sektor Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan menyelenggarakan "Seminar tentang ASEAN Open Skies Policy" dengan tema : "Kesiapan dan Manfaat Bagi Transportasi Udara Indonesia" dengan berbagai instansi dan unit kerja yang terkait serta pihak industri penerbangan nasional, yang dilaksanakan pada :Hari / Tanggal : Kamis, 18 Nopember 2010Pukul : 08.30 WIB - selesaiTempat : Ballroom A, Hotel Intercontinental, Mid-Plaza, Jl. Jend. Sudirman Kav. 10-11, Jakarta 10220
Senin, 15 November 2010
Sabtu, 18 Desember 2010
Technical Certification and Competency (TCC) X-Ray Inspectio
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi Teknisi Fasilitas Keamanan Penerbangan guna meningkatkan kualitas Pelayanan Keamanan Penerbangan, Direktorat Keamanan Penerbangan akan menyelenggarakan Technical Certification and Competency (TCC) X-Ray Inspection Machine dan Metal Detector yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Nopember - 18 Desember 2010 bertempat di sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug - Tangerang.
Rabu, 03 November 2010
Rabu, 03 November 2010
AERODROME SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (SMS) COURSE
PENYELENGGARA Pelatihan Aerodrome Safety Management System (SMS) dilaksanakan berdasarkan kerja sama Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementrian Perhubungan dengan Pemerintah Australia c.q. Civil Aviation and Safety Authority (CASA), dalam kerangka Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) program. TUJUAN 1. Peserta mengetahui dan memahami konsep dasar dari Safety Management System (SMS) Bandar Udara, termasuk peraturan-peraturan yang terkait dengan Safety Management System (SMS) maupun standar Internasional.2. Peserta mengetahui secara garis besar tentang prosedur pembuatan Manual Safety Management System Bandar Udara, terutama dalam rangka penerapan / pelaksanaan Safety Management System (SMS) Bandar Udara.3. Berbagi informasi dan pengalaman mengenai Safety Management System (SMS) Bandar Udara, dan hal lain dalam rangka meningkatkan keselamatan operasi Bandar Udara. MATERI, WAKTU, DAN TEMPAT PELATIHAN (TRAINING) Training mengenai Aerodrome Safety Management System (SMS), dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap yaitu :- Tahap I : 24 s/d 26 Nopember 2010 di Hotel Shangrilla - Jakarta- Tahap II : 29 Nopember 2010 s/d 1 Desember 2010 di Hotel Aryaduta - Makassar INSTRUKTUR PELATIHAN. Pelatihan diberikan oleh 1 (satu) orang instruktur atau pakar di bidangnya dari Australia (CASA / Civil Aviation Safety Authority) dibantu oleh 3 (tiga) orang inspektor dari Direktorat Bandar Udara – Ditjen Hubud (DGCA/ Directorate General of Civil Aviation). PESERTA PELATIHAN Masing – masing Tahap Pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari :- Inspektur Bandar Udara pada Direktorat Bandar Udara dan Kantor Administrator Bandar Udara- Pimpinan / Pejabat dari Operator Bandar Udara – UPT Ditjen Perhubungan Udara LAIN-LAIN Pelatihan ini sangat diperlukan dalam rangka implementasi Aerodrome Safety Management System (SMS) maupun untuk menjaga dan meningkatkan “Tingkat Keselamatan yang Dapat Diterima” (Acceptable Level of Safety/ALOS) Informasi lanjut kegiatan ini dapat menghubungi: Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandara, Direktorat Bandar Udara, Gd. Karya Lt. 24 Kementrian Perhubungan, u.p. Sdr. Joko Priono Hp.: 08129967108, atau Sdr. Yuliawan Hp.: 0811976594, atau Sdr. Yuli Ardianto Hp.: 08111901042
Rabu, 03 November 2010
Rabu, 03 November 2010
WORKSHOP PENINGKATAN PENGAWASAN KESELAMATAN OPERASIONAL BAND
TUJUAN 1. Tukar informasi dan pengalaman diantara Inspektur bandar udara yang bertugas di Kantor Pusat dan Kantor Administrator Bandar Udara.2. Meningkatkan pemahaman dan kerjasama diantara para Inspektur Bandar Udara dalam rangka Peningkatan Pengawasan Keselamatan Operasional Bandar Udara.3. Sosialisasi Ketentuan-Ketentuan / Standar baru terkait Keselamatan Operasional Bandar Udara. TEMPAT DAN WAKTU Workshop dilaksanakan di Bandung, pada hari Rabu – Kamis Tanggal 10 s/d 11 Nopember 2010. MATERI 1. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan;2. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM.24 Tahun 2009 Tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139: Bandar Udara (CASR Part 139: Aerodrome);3. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM. 20 Tahun 2009 Tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) Sistem Manajemen Keselamatan;4. SKEP Nomor 223 Tahun 2009 Tentang Petunjuk dan Tata Cara Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan (Safety Management System) Operasi Bandar Udara, Bagian 139-01. 5. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Nomor : SKEP/ 39/III/2010 tentang Petunjuk Dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139-02 Pembuatan Program Pengelolaan Keselamatan Operasi Bandar Udara (Advisory Circular Casr Part 139-02, Safety Plan For Airport).6. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Nomor : SKEP/43/III/2010 tentang Petunjuk Dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139-05 Sertifikasi Dan Registrasi Bandar Udara (Advisory Circular CASR Part 139 – 05, Certification And Registration Of An Aerodrome)7. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Nomor : SKEP/100/VI/2010 tentang Petunjuk Dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139-06, Prosedur Pembangunan dan Pengoperasian Tempat Pendaratan dan Lepas Landas Helikopter (Advisory Circular CASR Part 139 – 06, The Procedure To Built and Operate Helicopter)8. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Nomor : SKEP/41/III/2010 tentang Persyaratan Standar Teknis dan Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual Of Standard CASR Part 139) Volume II Tempat Pendaratan dan Lepas Landas Helikopter.9. Pengalaman (Best Practies) lapangan dari beberapa Inspektur Bandar Udara yang ada di Kantor Administrator Bandar Udara. PENYELENGGARA Direktorat Bandar Udara – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. PESERTA Workshop diikuti peserta yang berasal dari perwakilan Kantor Administrator Bandar Udara dan di lingkungan Ditjen Hubud : 1. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Kantor Administrator Bandar Udara Soekarno Hatta - Tangerang2. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Kantor Administrator Bandar Udara Juanda -Surabaya3. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Kantor Administrator Bandar Udara Ngurah Rai - Bali4. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Kantor Administrator Bandar Udara Polonia - Medan5. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Kantor Administrator Bandar Udara Sultan Hasanuddin - Makasar6. Perwakilan Inspektur Bandar Udara pada Direktorat Bandar Udara - Ditjen Hubud7. Perwakilan dari Unit Kerja Terkait (Bagian Perencanaan dan Bagian Hukum - Setditjen Hubud LAIN-LAIN Informasi lanjut kegiatan ini dapat menghubungi : Sub Direktorat Personil dan Operasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara, Gd,Karya Lt 24 Kementerian Perhubungan u.p Sdr. Boyke Mufti Hp,: 0811 817716 Rudy Ardiansyah Hp,: 0812 9717673 dan Ade Trisetyo Hp,: 0817 9028131
Selasa, 28 September 2010
Kamis, 30 September 2010
Workshop Safety Management System
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan personil AIS guna peningkatkan kualitas Pelayanan Informasi Aeronautika, Direktorat Navigasi Penerbangan akan menyelenggarakan Workshop Safety Management yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 - 30 September 2010 bertempat di Jakarta.
Selasa, 21 September 2010
Kamis, 23 September 2010
APEC Airport Safety Oversight and Advanced Technologies Work
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan APEC Airport Safety Oversight and Advanced Technologies Workshop pada tanggal 21 - 23 September 2010 di Nusa Dua, Bali. APEC Workshop dimaksud direncanakan dibuka oleh Menteri Perhubungan RI dan dihadiri oleh delegasi/peserta dari negara - negara anggota APEC (32 negara) serta organisasi internasional, jumlah peserta diperkirakan sebanyak 200 orang. Dalam Workshop ini akan dibahas masalah-masalah terkait dengan sertifikasi lapangan terbang, pelaksanaan Safety Management System (SMS) di bandar udara, dan peningkatan keselamatan landasan terbang.
Selasa, 03 Agustus 2010
Selasa, 03 Agustus 2010
RAPAT KOORDINASI II ANGKUTAN UDARA PERINTIS TA 2010
Dalam rangka Penyelenggaraan Angkutan Udara Perintis Tahun 2011, Direktorat Angkutan Udara menyelenggarakan Rapat Koordiansi II Angkutan Udara Perintis Tahun Anggaran 2010, yang akan dilaksanakan pada :Hari / Tanggal : Selasa - Kamis / 3 -5 Agustus 2010Tempat : Grand USSU, Jln. Raya Puncak KM. 79 No. 62 Cisarua - BogorAcara : Rapat Koordinasi II Angkuta Udara Perintis Tahun Anggaran 2010

Aksesibilitas

Ukuran Teks

100%

Kontras & Warna

Fitur Tambahan