Bandung (14/8/2026) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi mengoperasikan kembali layanan penerbangan langsung rute Bandung – Denpasar pergi-pulang (pp) melalui Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung, yang ditandai dengan pelaksanaan _Inaugural Flight_ penerbangan GA334 pada Jumat (14/8).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan apresiasi atas langkah Garuda Indonesia tersebut,"Atas nama Kementerian Perhubungan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Garuda Indonesia atas langkah strategis mengoperasikan kembali penerbangan langsung rute Bandung – Denpasar melalui Bandara Husein Sastranegara ini," ujar Lukman.
Lukman menambahkan bahwa pengoperasian kembali rute ini merupakan momentum penting dalam memperkuat konektivitas penerbangan nasional, mengingat Kota Bandung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif, pendidikan, dan pariwisata yang memiliki ikatan mobilitas yang kuat dengan Bali sebagai destinasi pariwisata utama Indonesia.
"Keselamatan dan keamanan penerbangan adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar. Pastikan seluruh prosedur operasional, kelaikudaraan armada, keandalan personil, serta pelayanan di darat maupun di udara berjalan sesuai standar regulasi yang berlaku," lanjut Lukman, seraya mengimbau seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk senantiasa mengedepankan prinsip _3S+1C (Safety, Security, Service, and Compliance)_.
Penerbangan perdana GA334 dilayani menggunakan pesawat Boeing 737-800N berkapasitas 162 kursi dengan frekuensi 4 kali per minggu. Komitmen Garuda Indonesia Group untuk memperkuat konektivitas ini juga akan didukung oleh pengoperasian rute yang sama oleh Citilink menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 tempat duduk dengan frekuensi 7 kali per minggu mulai 17 Agustus 2026, serta oleh Super Air Jet menggunakan pesawat A320 berkapasitas 180 tempat duduk dengan frekuensi 14 kali per minggu mulai 17 Agustus 2026.
Selain rute Bandung - Denpasar, PT.Citilink Indonesia juga membuka rute domestik lain dari Bandung, yaitu ke Medan, Surabaya, Balikpapan, dan Palembang, masing-masing dengan frekuensi 7 kali per minggu mulai 17 hingga 18 Agustus 2026. Sementara itu, Super Air Jet juga melayani rute domestik tambahan dari Bandung ke Medan (7x/minggu), Makassar (4x/minggu), Batam (4x/minggu), Pekanbaru (4x/minggu), Pontianak (3x/minggu), dan Padang (3x/minggu), yang seluruhnya mulai beroperasi pada 17 dan 18 Agustus 2026.
Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa pembukaan kembali rute-rute penerbangan jet ke/dari Bandar Udara Husein Sastranegara ini diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat, menjadi laju cepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan nasional maupun mancanegara, serta mengakselerasi sektor UMKM di Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama PT. Angkasa Pura Indonesia, TNI Angkatan Udara melalui Komandan Lanud Husein Sastranegara, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, guna memastikan operasional penerbangan berjalan lancar, aman, dan sesuai regulasi, mengingat Bandar Udara Husein Sastranegara merupakan bandar udara yang digunakan bersama untuk kepentingan penerbangan sipil dan militer. (IT/RA/EP)