Tanggal Mulai Tanggal Berakhir Kegiatan Deskripsi
Minggu, 21 April 2013
Selasa, 23 April 2013
Rapat Kerja Dinas Tahun 2014

Rapat Kerja Dinas Tahun 2014 dengan tema "Dalam Rangka Persiapan Open Sky 2015, Kita Tingkatkan Peran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Dalam Menghadapi Asean Communities Melalui Kerjasama dan Harmonisasi Standar Keselamatan, Keamanan dan Pelayanan Penerbangan” akan dilaksanakan pada:

Pembukaan acara
Hari/ Tanggal : Kamis, 21 Agustus 2014
Tempat : Ruang Mataram GD. Karya Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat No 8 Jakarta Pusat
Pukul : 08.30 WIB s/d selesai,

Pelaksanaan rapat
Hari/ Tanggal : 21 s/d 23 Agustus 2014
Tempat : Ruang Gede Pangrango Hotel Novotel – Bogor, Golf Estate Bogor Raya, 16710
Jam : Kamis, Jam16.00 WIB – Selesai

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Sekretariat Rakerdin Ditjen Perhubungan Udara Tahun 2014
Bagian Perencanaan : Telp (021) 3507704, Fax 34833369
Contact Person : Sri Purwati (Hp: 085280362018) Sri Miharsih (Hp:087880930765/ 081386396461)

Rabu, 17 April 2013
Jumat, 19 April 2013
RAPAT KOORDINASI TEKNIS DITJEN PERHUBUNGAN UDARA TAHUN 2013

Rapat koordinasi teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2013 dengan tema "Dengan Sinergi Fungsi dan Operator di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kita Tingkatkan Keselamatan, Keamanan dan Pelayanan Jasa di Bandar Udara ". Akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2013 untuk acara pembukaan di Ruang Mataram Gd.Karya Kementerian Perhubungan dan pelaksanaan rakornis diselenggarakan pada tanggal 18 - 19 April 2013 di Hotel Grand Royal Panghegar Jl.Merdeka No.2 Bandung Jawa Barat.
Peserta rapat koordinasi teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tahun 2013 terdiri dari para Kepala Bandar Udara Kelas Utama, Bandar Udara Kelas I Khusus, Bandar Udara Kelas I, II, III dan IV, Kepala Bandar Udara UPTD, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Perum PPNPI, Para G.M. PT.Angkasa Pura I (Persero) maupun PT. Angkasa Pura II (Persero), Airlines serta Federasi Pilot Indonesia
Senin, 18 Maret 2013
Jumat, 22 Maret 2013
SOUTH EAST ASIA SECURITY AWARNESS WORKSHOP (SEASAW)

South East Asia Security Awarness Workshop (SEASAW) merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan Australia Embassy, yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 s.d 22 Maret 2013 di Denpasar, Bali. South East Asia Security Awarness Workshop (SEASAW) diselenggarakan sebagai media sharing data antara regulator dan operator bandar udara dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste dalam rangka pengembangan budaya waspada terhadap keamanan bandar udara.
Rabu, 13 Maret 2013
Rabu, 13 Maret 2013
PERESMIAN NSW AIRPORTNET DITJEN PERHUBUNGAN UDARA

Pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2013, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara c.q. Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Jakarta akan melakukan peresmian NSW Airportnet di Gedung 606 Kantor Pusat PT.Angkasa Pura II (Persero) pukul : 10.00 WIB, yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan Bapak E.E.Mangindaan dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Bapak Harry Bakti.
Rabu, 13 Februari 2013
Rabu, 13 Februari 2013
MOU ANTARA LPPNPI DENGAN KOHANUDNAS

Penandatangan MOU antara LPPNPI dengan Komando Pertahanan Udara Nasional dalam rangka pertukaran informasi dan pemanfaatan data operasi penerbangan sipil disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, dilaksanakan di Ruang Rapat Mulawarman Gedung Karsa Lt. 5 Kementerian Perhubungan.
Kerjasama ini merupakan perpanjangan dari kerjasama lama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan Komando Pertahanan Udara Nasional, namun karena perjanjian ini terkait langsung dengan teknis operasional navigasi penerbangan maka ditunjuklah LPPNPI sebagai lembaga yang baru berdiri untuk bekerjasama dengan Komando Pertahanan Udara Nasional.
Senin, 28 Januari 2013
Kamis, 07 Februari 2013
PEMBAHASAN RKA LINGKUP DITJEN PERHUBUNGAN UDARA

Menyusuli surat undangan Sesditjen Perhubungan Udara Nomor UM.202/3/2/DJPU.Ren.2013 tanggal 18 Januari 2013 perihal pembahasan RKA lingkup Direktorat Jenderal Perhubungan Udara TA.2014. Dalam rangka penginputan dan penyamaan daya serap akhir Tahun Anggaran 2012 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Sistem E-Monitoring dan Reporting dengan hasil Rekonsiliasi SAI, dengan hormat disampaikan akan dilaksanakan kegiatan tersebut pada :
Tanggal : 28 Januari - 7 Februari 2013
Tempat : Hotel Millenium, Jl.Kebon Sirih Jakarta Pusat
Jadwal : Menyesuaikan dengan pembahasan RKA lingkup Ditjen. Perhubungan Udara
Berkaitan dengan kegiatan tersebut diatas, dimohon agar para Kuasa Pengguna Anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dapat mengirimkan staf yang menangani dengan membawa laporan daya serap perbelanja dan hasil rekon SAI serta laporan kegiatan yang dikontrakkan posisi Desember 2012.
Selasa, 04 Desember 2012
Jumat, 07 Desember 2012
TRAINING GET AIRPORT READY DISASTER (GARD) PHASE II
I. TUJUANa) Mempersiapkan bandar udara dan para personelnya dalam situasi bencana;b) Mempersiapkan personel bandar udara yang responsive terhadap bantuan-bantuan pasca bencana;c) Melatih personel bandar udara maupun instansi terkait dalam menyiapkan rencana aksi untuk keadaan darurat.II. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAANKegiatan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) dilaksanakan pada :Hari/Tanggal : Selasa s/d JumatTanggal : 04 s/d 07 Desember 2012Tempat : Bandara Fatmawati Soekarno - Bengkulu III. ACARAAcara Training Get Airport Ready Disaster (GARD) ini merupakan penerapan metodologi yang akan diimplementasikan dalam persiapan bandara siaga bencana, serta penyusunan kegiatan yang harus dilakukan pada saat bencana, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaporan yang berkesinambungan walaupun dalam kondisi tidak ada bencana.Untuk Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Kualanamu – Medan dan Bandara Sulatan Iskandar Muda – Nanggroe Aceh Darussalam materi dan instruktur training dari DHL, sedangkan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Fatmawati Soekarno materi dan instruktur training dari Ditjen Perhubungan Udara.IV. PESERTA Kegiatan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Fatmawati Soekarno - Bengkulu direncanakan diikuti oleh ± 12 peserta yang berasal dari perwakilan Ditjen Perhubungan Udara, Kantor Otoritas Bandar Udara dan Bandara UPT – Ditjen Hubud. V. INFORMASI Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat menghubungi : Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara Gd. Karya Lt. 24 Kementerian Perhubungan fax. (021)3505571 atau telp. (021) 3505006 ext. 5193, u.p Sdri. Brigitta Primastuti W (0813 1401 6869), Sdr. Tris Gumiharto (0818 837 474).
Senin, 19 November 2012
Jumat, 23 November 2012
TRAINING GET AIRPORT READY DISASTER (GARD) PHASE I
I. TUJUANa) Mempersiapkan bandar udara dan para personelnya dalam situasi bencana;b) Mempersiapkan personel bandar udara yang responsive terhadap bantuan-bantuan pasca bencana;c) Melatih personel bandar udara maupun instansi terkait dalam menyiapkan rencana aksi untuk keadaan darurat.II. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAANKegiatan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) dilaksanakan pada :Hari/Tanggal : Senin s/d JumatTanggal : 19 s/d 23 November 2012Tempat : Bandara Kualanamu - Medan dan Bandara Sultan Iskandar Muda - Nanggroe Aceh DarussalamIII. ACARAAcara Training Get Airport Ready Disaster (GARD) ini merupakan penerapan metodologi yang akan diimplementasikan dalam persiapan bandara siaga bencana, serta penyusunan kegiatan yang harus dilakukan pada saat bencana, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaporan yang berkesinambungan walaupun dalam kondisi tidak ada bencana.Untuk Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Kualanamu – Medan dan Bandara Sulatan Iskandar Muda – Nanggroe Aceh Darussalam materi dan instruktur training dari DHL, sedangkan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Fatmawati Soekarno materi dan instruktur training dari Ditjen Perhubungan Udara.IV. PESERTA Kegiatan Training Get Airport Ready Disaster (GARD) di Bandara Kualanamu – Medan dan Bandara Sulatan Iskandar Muda – Nanggroe Aceh Darussalam direncanakan diikuti oleh ± 25 peserta yang berasal dari perwakilan Ditjen Perhubungan Udara, Kantor Otoritas Bandar Udara, PT. Angkasa Pura II (Persero), PT. Angkasa Pura I (Persero), kantor imigrasi kelas I Polonia dan Pangkalan Udara TNI-AU - Medan. V. INFORMASI Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat menghubungi : Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara Gd. Karya Lt. 24 Kementerian Perhubungan fax. (021)3505571 atau telp. (021) 3505006 ext. 5193, u.p Sdri. Brigitta Primastuti W (0813 1401 6869), Sdr. Tris Gumiharto (0818 837 474).
Rabu, 26 September 2012
Jumat, 28 September 2012
AERODROME SAFETY MANAGEMENT SYSTEM WORKSHOP
I.TUJUAN1.Meningkatkan koordinasi serta pemahaman terkait ketentuan serta prosedur pengoperasian di bandar udara sehingga aspek keselamatan operasional Bandar Udara dapat terjaga.2.Meningkatkan kompetensi Personel Penyelenggara Bandar Udara tentang Sistem Pengawasan Keselamatan Operasi Bandar Udara termasuk mengenai Sertifikasi/ Registrasi Bandar Udara dan Aerodrome Safety Management System (SMS). 3.Tukar informasi / pengalaman terkait peningkatan pengawasan keselamatan operasi bandar udara.4.Mendapatkan masukan / bahan terkait peningkatan program pengawasan keselamatan operasi Bandar udara dimasa mendatang.II.TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAANHari/Tanggal : Rabu s/d JumatTanggal : 26 s/d 28 September 2012Tempat : Bogor (Tentatif) III.PENYELENGGARADirektorat Bandar Udara c.q Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandar Udara IV. MATERI1.Fundamental Manajemen Keselamatan (Konsep Keselamatan, Evolusi Keselamatan, Accident Causation, Errors And Violation, Management Dilemma, Hazard) ;2.Kebijakan dan Sasaran Keselamatan ;3.Manajemen Risiko Keselamatan ;4.Jaminan Keselamatan ;5.Sosialisasi Keselamatan ;6.Keterkaitan SSP dan SMS ;7.Aerodrome SMS Manual.V.PESERTABimtek direncanakan diikuti oleh personel penyelenggara bandar udara yang telah memiliki Sertifikat Bandar Udara / Register Bandar Udara yang melayani umum. Setiap Penyelenggara Bandar Udara dapat menugaskan 2 (dua) orang personel yang terkait dengan operasi bandar udara (pejabat atau staf).VI.INFORMASIInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat menghubungi : Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara Gd. Karya Lt. 24 Kementerian Perhubungan fax. (021) 3505571 atau telp. (021) 3505006 ext. 5193, u.p Sdri.Damayanti HP. 085213749543.
Selasa, 18 September 2012
Jumat, 21 September 2012
APRON SAFETY WORKSHOP
I. PENYELENGGARA Apron Safety Wokrshop diselenggarakan berdasarkan kerja sama Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementrian Perhubungan dengan Pemerintah Australia c.q. Civil Aviation and Safety Authority (CASA), dalam kerangka Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) program.II. TUJUAN 1. Peserta mengetahui peraturan – peraturan perundang – undangan yang terkait dengan Keselamatan di Apron (Apron Safety).2. Meningkatkan pengetahuan peserta mengenai keselamatan di Apron (Apron Safety).3. Meningkatkan pemahaman peserta dalam upaya menangani permasalahan yang terkait dengan Apron Safety di Bandar Udara.4. Peserta dapat berbagi pengalaman dalam pemecahan permasalahan yang terkait dengan Apron Safety.5. Meningkatkan hubungan kerjasama antara Regulator dan Operator yang ada di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. III. WAKTU DAN TEMPAT WORKSHOP Workshop mengenai Apron Safety dilaksanakan pada tanggal 18 s/d 21 September Tahun 2012 di Hotel Gran Senyiur – Balikpapan. IV. MATERI WORKSHOP Materi Apron Safety Workshop adalah sebagai berikut :a. Manajemen Operasi Apron.b. Manajemen Keselamatan Apron, danc. Akses Ke dalam daerah pergerakan.V. INSTRUKTUR WORKSHOP Workshop disampaikan oleh 1 (satu) orang expert dari Australia (CASA / Civil Aviation Safety Authority) dan 2 (dua) orang Instruktur dari Direktorat Bandar Udara – Ditjen Hubud (DGCA/ Directorate General of Civil Aviation). VI. PESERTA WORKSHOP Workshop diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari :- Perwakilan dari Kantor Otoritas Wilayah VII – Balikpapan.- Perwakilan dari PT. Angkasa Pura I (Persero) di wilayah Kalimantan.- Perusahaan Ground Handling (PT. Jasa Angkasa Semesta dan PT. Gapura Angkasa) - Perwakilan dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Wilayah Kalimantan dan Wilayah Sulawesi. VII. LAIN-LAIN Workshop ini sangat diperlukan dalam rangka implementasi Apron Safety, terutama bagi para operator bandar udara di wilayah Kalimantan.Informasi lanjut kegiatan ini dapat menghubungi: Sub Direktorat Personel dan Operasi Bandara, Direktorat Bandar Udara, Gd. Karya Lt. 24 Kementrian Perhubungan, u.p. Sdr. Brigita P.W. Hp : 081314016869, atau Sdr. Yuli Ardianto Hp : 08111901042.

Aksesibilitas

Ukuran Teks

100%

Kontras & Warna

Fitur Tambahan