Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Beranda Berita Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Humas DJPU

Selasa, 13 Januari 2026

Gambar Artikel Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Gorontalo Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan

Manado (13/1/2026) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan resmi melaksanakan penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis Koordinator Wilayah (Korwil) Gorontalo Tahun Anggaran 2026, Senin (12/1) yang dilayani oleh PT Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) dengan menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan C 208 B berkapasitas 12 penumpang.

Layanan ini menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo melalui beberapa rangkaian rute penerbangan perintis yang dilayani mulai dari hari Senin - Sabtu meliputi:

1. Senin: Manado - Siau - Naha (PP) dan Manado - Melonguane - Miangas (PP);
2. Selasa: Manado - Bolaang - Gorontalo, Gorontalo - Luwuk - Banggai Laut (PP), dan Gorontalo - Bolaang - Manado;
3. Rabu: Manado - Siau - Naha (PP) dan Manado - Melonguane - Miangas (PP);
4. Kamis: Manado - Bolaang - Gorontalo, Gorontalo - Pohuwato (PP), dan Gorontalo - Luwuk - Banggai Laut (PP);
5. Jumat: Gorontalo - Luwuk - Banggai Laut (PP) dan Gorontalo - Bolaang (PP);
6. Sabtu: Manado - Melonguane (PP).

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, menyampaikan bahwa penerbangan perintis merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin konektivitas antardaerah, khususnya di wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).

“Penerbangan perintis berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah 3TP, waktu tempuh dapat dipersingkat dan menjadi moda alternatif pilihan masyarakat untuk dapat beraktivitas ke luar daerah yang akhirnya menjadi penggerak peningkatan pelayanan publik, dan ekonomi ,” ujar Ambar.

Pada tahun ini Ambar menjelaskan terdapat peningkatan frekuensi penerbangan contohnya seperti pada rute Manado–Melonguane dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu dari dua kali menjadi tiga kali seminggu sebagai hasil evaluasi tahun lalu atas tingginya permintaan masyarakat serta untuk menjaga kelancaran konektivitas antardaerah.

Selain itu, tersedia subsidi angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Tahun Anggaran 2026 berupa subsidi ongkos angkut avtur untuk rute yang memerlukan pengisian bahan bakar, yaitu sebanyak 540 drum yang ditempatkan di Bandar Udara Naha serta Bandar Udara Melonguane, agar biaya avtur yang ditanggung BUAU tetap setara dengan bandar udara yang telah memiliki Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Pertamina Aviation.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan angkutan udara perintis, termasuk pemantauan aspek keselamatan, kepatuhan operasional, serta kualitas layanan guna memastikan layanan angkutan udara perintis berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kami akan terus berkooordinasi bersama operator penerbangan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, operasional, dan pelayanan berjalan sesuai ketentuan,” tutup Ambar.(IT/NF/RA/EP)

Kategori

Sistem Manajemen Pengaduan Kementerian Perhubungan (SIMADU)
Sistem Pelaporan Sukarela (Voluntary Reporting System) Kementerian Perhubungan (VRS)

Merupakan Sistem Database Keselamatan Penerbangan Nasional untuk mendukung Program Keselamatan Penerbangan Nasional / State Safety Programme (SSP) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Gambar Uphold
  • Belum ada agenda yang akan datang

Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.