Gempa Bumi di Tarakan, Operasional Penerbangan di Bandara Juwata Tetap Aman

Beranda Berita Gempa Bumi di Tarakan, Operasional Penerbangan di Bandara Juwata Tetap Aman

Gempa Bumi di Tarakan, Operasional Penerbangan di Bandara Juwata Tetap Aman

Humas DJPU

Jumat, 07 November 2025

Gambar Artikel Gempa Bumi di Tarakan, Operasional Penerbangan di Bandara Juwata Tetap Aman

Tarakan, 7 November 2025 — Menyusul terjadinya gempa bumi tektonik di wilayah Tarakan pada hari Rabu, (5/11) pukul 17.37 WIB dengan magnitudo 4,8, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandar Udara Juwata Tarakan tetap berjalan dengan aman dan terkendali.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG), gempa berlokasi di laut pada jarak 24 km Tenggara Tarakan, Kalimantan Utara, dengan kedalaman 10 km. Guncangan dirasakan cukup kuat dan mengakibatkan beberapa kerusakan bangunan di sejumlah lokasi di Kota Tarakan.

Kondisi di Bandar Udara Juwata Tarakan sendiri dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada beberapa area gedung terminal penumpang dan gedung administrasi, berupa plafon serta keramik dinding yang lepas dan jatuh. Namun demikian, fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, apron, serta Airfield Lighting (AFL) dipastikan tidak mengalami keretakan atau kerusakan yang dapat mempengaruhi keselamatan penerbangan.

“Kami telah melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh area operasional bandara dan memastikan tidak ada potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Operasional di Bandara Juwata tetap berjalan normal dengan koordinasi intensif bersama Stasiun Meteorologi Juwata dan AirNav Tarakan,” ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Juwata, Bambang Hartato.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa penerbangan terakhir pada hari kejadian, yakni Lion Air dengan nomor penerbangan LNI 268 rute Surabaya–Tarakan (B737-900ER, registrasi PK-LHR), telah mendarat dengan selamat di Bandar Udara Juwata pada pukul 19.47 WITA. Seluruh penumpang tiba dengan selamat di ruang kedatangan domestik, dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap dilaksanakan dengan baik oleh pihak pengelola bandara.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama kami. Kami terus melakukan pemantauan dan memastikan seluruh fasilitas bandara berfungsi dengan baik, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pasca terjadinya gempa bumi ini,” ujar Bambang.

Sebagai langkah lanjutan, tim teknis dari Direktorat Bandar Udara, UPBU Juwata Tarakan bersama Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan terus melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas Bandar udara, guna memastikan operasional penerbangan tetap dalam kondisi aman dan siap melayani masyarakat. (CN/RA/EP)

Kategori

Sistem Manajemen Pengaduan Kementerian Perhubungan (SIMADU)
Sistem Pelaporan Sukarela (Voluntary Reporting System) Kementerian Perhubungan (VRS)

Merupakan Sistem Database Keselamatan Penerbangan Nasional untuk mendukung Program Keselamatan Penerbangan Nasional / State Safety Programme (SSP) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Gambar Uphold
  • Belum ada agenda yang akan datang

Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.