Rumah Betang merupakan salah satu ikon budaya masyarakat Dayak yang sangat terkenal di Kalimantan Tengah, termasuk di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Rumah tradisional ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol kehidupan bersama, kebersamaan, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Terletak tidak jauh dari pusat kota Buntok, rumah betang di Barito Selatan menjadi destinasi wisata budaya yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Bangunan ini berdiri megah di atas tiang-tiang kayu ulin yang kokoh, dengan panjang mencapai puluhan meter dan tinggi beberapa meter dari tanah. Struktur rumah yang memanjang melambangkan kehidupan kolektif masyarakat Dayak, di mana beberapa keluarga hidup berdampingan dalam satu atap, saling membantu dan menjaga harmoni.
Saat mengunjungi rumah betang, pengunjung akan disambut oleh suasana adat yang kental. Di dalam rumah, terdapat berbagai ukiran khas Dayak dengan motif-motif yang sarat makna spiritual. Beberapa wisatawan juga dapat menyaksikan langsung berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti tari-tarian Dayak dan musik tradisional yang menggunakan alat seperti gong dan kecapi.
Selain itu, wisata ke rumah betang juga memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat filosofi hidup masyarakat Dayak. Prinsip “Huma Betang” bukan hanya merujuk pada bangunan fisik, tetapi juga nilai kehidupan yang menjunjung tinggi toleransi, musyawarah, dan gotong royong.
Dengan latar belakang alam Kalimantan yang asri dan keunikan arsitekturnya, rumah betang di Barito Selatan menjadi destinasi wisata budaya yang edukatif sekaligus memikat. Tempat ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin merasakan kehangatan budaya lokal dan keindahan warisan nenek moyang masyarakat Dayak.
Pemandian Cendana Harum adalah salah satu tempat wisata alam populer di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Terletak di desa Sanggu, objek wisata ini terkenal dengan airnya yang berwarna seperti teh (Banyu Habang = Air Merah) namun sangat jernih dan sejuk karena bersumber langsung dari mata air alami. Suasana sekitar pemandian dikelilingi pepohonan hijau, sehingga terasa asri dan menenangkan.
Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.