Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, terutama yang berasal dari suku dayak di Barito Selatan. Budaya ini salah satunya yaitu tarian daerah seperti Wadian Dadas dan Tari Giring-giring. Tarian tradisional dayak ini merupakan salah satu warisan budaya penting dari dayak Ma’anyan. Tarian ini bahkan pernah mewakili Indonesia di kancah internasional dan merai juara. Salah satu sanggar tari yang terkenal di Barito Selatan yaitu Sanggar Ranu Mareh. Sanggar ini dikenal karena prestasinya yang berhasil meraih juara dunia dala ajang Festival Seni Folklore ke 14 di Bulgaria.
Setiap jenis tarian biasanya memiliki makna yang mendalam, fungsi, serta sejarah yang berbeda-beda, tergantung dari suku dayak mana tarian tersebut berasal. Salah satu tarian daerah dayak yang ada di Barito Selatan yaitu Tari Wadian Dadas. Tarian tradisonal ini pada dasarnya memiliki makna dalam yaitu ritual penyembuhan di pedalaman Kalimantan Tengah, untuk memohon kesembuhan dari Tuhan (Ranying Hatalla Langit) bagi orang yang sakit. Tarian ini juga diiringi dengan iringan musik tardisional yang mendukung suasana ritual.
Namun seiring berjalannya waktu, tarian ini sering ditampilkan pada acara tertentu, seperti pernikahan adat dayak Ma’anyan, karnaval, dan penyambutan tamu penting dari luar daerah.
Mandau merupakan senjata tradisional khas dayak, dimana Mandau ini dilambangkan sebagai kehormatan, kedewasaan, dan strata sosial pemiliknya. Mandau juga merupakan benda pusaka yang diyakini memiliki kekuatan mistis atau magis yang kuat. Dalam upacara adat mandau dipercaya dapat menjadi maifestasi kekuatan gaib dari leluhur. Pada zaman dahulu, mandau digunakan sebagai alat kerja sehari-hari seperti pertanian, membersihkan rumput dan perkebunan. Namun sekarang mandau sebagai hiasan atau pajangan dan digunakan juga sebagai properti utama dalam tarian mandau, dimana tarian ini mengilustrasikan semangat juang prajurit dayak untuk mempertahankan harkat dan martabat.
Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.