Kota Banjarbaru terletak di Kalimantan Selatan, sejak tahun 2022 Banjarbaru telah ditetapkan sebagai ibu kota provinsi menggantikan Banjarmasin. Meski relatif baru, Banjarbaru berkembang cepat tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kawasan perumahan, pendidikan, dan layanan publik.
Kota ini memiliki jumlah penduduk sekitar 272.763 jiwa (perkiraan pertengahan 2023) dan luas sekitar 305,15 km². Dengan status ibu kota provinsi, Banjarbaru diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur Kalimantan Selatan, termasuk peningkatan layanan publik, fasilitas umum, dan konektivitas.
Banjarbaru juga memiliki bandara, yaitu Bandara Internasional Syamsudin Noor. Bandar udara ini merupakan bandara utama yang ada di Kalimantan Selatan, yang terletak di wilayah Banjarbaru. Sebelum diberi nama bandara Syamsudin Noor, dulunya bernama Lapangan Terbang Ulin, dengan peningkatan jumlah penumpang dan keterbatasan fasilitas, bandara ini kemudian dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dari Kota Banjarbaru ke Kabupaten Barito Selatan (Buntok Kota) dapat ditempuh melalui jalur darat sepanjang 300 Km dengan waktu tempuh sekitar 7 Jam. Untuk jalur udara berjarak 196 Km dengan waktu tempuh 57menit, dapat ditempuh menggunakan angkutan udara perintis Susi Air dengan harga tiket Buntok - Banjarmasin Rp. 423.490 dan Banjarmasin - Buntok Rp. 517.820.
Palangka Raya adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai kota hijau dengan tata ruang yang luas dan teratur. Kota ini dikelilingi hutan tropis dan berada di antara Sungai Kahayan dan Sungai Sabangau, menjadikannya salah satu kota dengan potensi alam yang besar di Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Palangkaraya juga berkembang sebagai pusat pendidikan, pariwisata, dan ekonomi daerah.
Gerbang utama kota ini melalui Bandara Tjilik Riwut, bandara terbesar di Kalimantan Tengah. Bandara ini memiliki terminal modern yang diresmikan pada tahun 2019, dengan kapasitas ribuan penumpang per hari dan landasan pacu sepanjang 2.500 meter. Bandara Tjilik Riwut menjadi pintu masuk utama wisatawan dan jalur penghubung penting antara Palangkaraya dengan berbagai kota besar di Indonesia.
Dari Palangka Raya ke Kabupaten Barito Selatan (Buntok Kota) dapat ditempuh melalui jalur darat sepanjang 203 Km dengan waktu tempuh sekitar 3 hingga 4 Jam. Untuk jalur udara berjarak 122 Km dengan waktu tempuh 35menit, namun belum ada angkutan udara yang tersedia untuk saat ini.
Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.