Lewati ke konten utama
Perkuat Sinergi Wujudkan Konektivitas Udara yang Selamat, Aman, Nyaman dan Efisien
Perkuat Sinergi Wujudkan Konektivitas Udara yang Selamat, Aman, Nyaman dan Efisien

Perkuat Sinergi Wujudkan Konektivitas Udara yang Selamat, Aman, Nyaman dan Efisien

24 Agustus 2026
4 menit baca
Nusantara | 19-20 Agustus 2026 — Otoritas Bandar Udara Wilayah VII menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL) Tahun 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan sektor penerbangan dalam mendukung terwujudnya konektivitas transportasi udara yang selamat, aman, nyaman, dan efisien.
Penyelenggaraan RAKORWIL Tahun 2026 di Ibu Kota Nusantara memiliki makna strategis sejalan dengan pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru sekaligus simpul pertumbuhan dan konektivitas nasional. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, regulator, pengelola bandar udara, lembaga pendidikan, legislatif, serta pemangku kepentingan penerbangan menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem transportasi udara yang semakin terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara yang diwakili oleh Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Bimo Adi Nursanthyasto, bersama para pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara. Turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Achmad Setiyo Prabowo, beserta para kepala bagian dan perwakilan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Hadir pula Direktur Keamanan Penerbangan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, beserta jajaran; Direktur Angkutan Udara, Agustinus Budi Hartono; Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya, Ahmad Bahrawi; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah; perwakilan DPRD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara; Kepala UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan, Bambang Hartato; Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Purnama Pangalinan; para pimpinan unit penyelenggara bandar udara; serta para Kepala UPBU dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
RAKORWIL Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Pemangku Kepentingan dalam Mewujudkan Konektivitas Transportasi Udara yang Selamat, Aman, Nyaman, dan Efisien.” Tema tersebut menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan dan langkah bersama seluruh pihak dalam menghadapi dinamika serta tantangan penyelenggaraan transportasi udara, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antardaerah dan mendukung pemerataan pembangunan nasional.
Sebagai bagian dari penguatan perspektif terhadap kebutuhan dan perkembangan sektor penerbangan nasional, RAKORWIL 2026 turut menghadirkan Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), Alvin Lie, sebagai narasumber. Kehadiran APJAPI memberikan perspektif dari sisi pengguna jasa penerbangan sekaligus memperkaya pembahasan mengenai peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta efisiensi penyelenggaraan transportasi udara.
Forum RAKORWIL juga menjadi ruang untuk menyelaraskan berbagai program dan kebijakan, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif. Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun sistem transportasi udara yang tidak hanya memenuhi standar keselamatan dan keamanan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah.
Di sela rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pemanfaatan aset Otoritas Bandar Udara Wilayah VII antara Koperasi Avia Sejahtera Balikpapan dengan PT Srikandi Mandiri Pratama. Penandatanganan tersebut menjadi salah satu bentuk optimalisasi pemanfaatan aset sekaligus penguatan kolaborasi dalam mendukung kegiatan dan pelayanan di lingkungan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.
Rangkaian RAKORWIL kemudian ditutup dengan pelaksanaan OBU VII Excellent Award Tahun 2026, yakni pemberian penghargaan kepada bandar udara dan para pemangku kepentingan terkait yang dinilai berhasil memenuhi standar serta indikator penilaian yang telah ditetapkan. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, dedikasi, dan kontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan serta mendukung terciptanya transportasi udara yang semakin selamat, aman, nyaman, dan efisien.
Melalui OBU VII Excellent Award, diharapkan tumbuh semangat untuk terus melakukan inovasi, meningkatkan kinerja, serta memperkuat budaya pelayanan prima di lingkungan bandar udara dan seluruh pemangku kepentingan penerbangan. Apresiasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk menjaga konsistensi terhadap penerapan standar keselamatan, keamanan, pelayanan, dan tata kelola penyelenggaraan bandar udara.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada keesokan harinya Otoritas Bandar Udara Wilayah VII melaksanakan Fun Walk menuju Istana Negara di Ibu Kota Nusantara. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksanaan Fun Walk tidak hanya menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpeserta RAKORWIL, tetapi juga merefleksikan semangat persatuan, kolaborasi, dan optimisme dalam menyongsong masa depan Indonesia. Momentum peringatan kemerdekaan di Ibu Kota Nusantara semakin menegaskan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa melalui penyelenggaraan transportasi udara yang andal dan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan RAKORWIL Tahun 2026, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan konektivitas transportasi udara yang mampu mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, pemerataan pembangunan, serta konektivitas Ibu Kota Nusantara dengan berbagai wilayah di Indonesia.
Sinergi yang kuat, koordinasi yang berkelanjutan, serta komitmen terhadap keselamatan dan pelayanan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan transportasi udara Indonesia yang semakin maju, terhubung, dan berdaya saing. (humas)