Gelar Sosialisasi Penataan Kawasan dan Pemberdayaan Warga
5 August 2026
1 Foto
Balikpapan, 4 Agustus 2026 – Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, menghadiri kegiatan sosialisasi sekaligus silaturahmi bersama masyarakat yang bermukim di sekitar Komplek Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, khususnya warga RT 9 dan RT 10 Kelurahan Sepinggan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Otoritas Bandar Udara Wilayah VII dengan masyarakat sekitar sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RT 10 Syahril, Ketua RT 9 Edi, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sepinggan Rusli, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta warga yang berada di lingkungan sekitar komplek Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.Dalam kesempatan tersebut, Ferdinan Nurdin menyampaikan berbagai rencana pengelolaan kawasan komplek Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, termasuk penataan akses masuk yang berada di bagian belakang kawasan. Penataan akses tersebut dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekaligus menjaga aset milik negara agar tetap digunakan sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Otoritas Bandar Udara Wilayah VII dalam mewujudkan tata kelola aset pemerintah yang tertib, aman, dan berkelanjutan.Selain menyampaikan rencana penataan kawasan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk mendengarkan berbagai masukan, aspirasi, serta saran dari masyarakat terkait pengelolaan lingkungan maupun fasilitas yang berada di dalam kawasan komplek, termasuk pengelolaan Masjid Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.Ferdinan Nurdin menjelaskan bahwa saat ini Otoritas Bandar Udara Wilayah VII terus mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset idle melalui berbagai program pengembangan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Berbagai fasilitas yang telah dikembangkan, seperti Taman Otoritas Bandar Udara Wilayah VII yang dimanfaatkan sebagai ruang publik dan lokasi kegiatan pelaku UMKM, Kobu 7 Mart, More Padel Club, Resome coffee shop, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan kawasan yang lebih produktif.Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah bagi instansi, tetapi juga membuka peluang usaha, memperkuat interaksi sosial, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Oleh karena itu, seluruh aset yang telah dikembangkan perlu dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama agar keberlangsungannya tetap terpelihara.Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dilaksanakan oleh Otoritas Bandar Udara Wilayah VII. Melalui penyelenggaraan program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bersama instansi sekolah penerbangan yang berupaya meningkatkan kompetensi serta nilai tambah (value) masyarakat sekitar sehingga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi peluang kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.Pada kesempatan yang sama, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) turut menyampaikan rencana pendataan masyarakat di sekitar lingkungan komplek yang berhak menerima bantuan sosial maupun santunan yang disalurkan melalui masjid. Pendataan tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.Melalui kegiatan silaturahmi ini, Otoritas Bandar Udara Wilayah VII menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat sekitar sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, produktif, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pihak. (Humas)