Fasilitas Sisi Udara Bandara
Jaringan Taxiway Bandara RAHADI OESMAN
Konfigurasi dan spesifikasi teknis taxiway
Update terakhir: 6/2026
2
Total Taxiway
150 m
Panjang Total
2.700 m²
Luas Total
Beta
Beta
75m ×
18m
Panjang
75 m
Lebar
18 m
Luas Area
1.350 m²
PCR
PCN 21/F/C/Y/T
Konstruksi
Aspal Hotmix
Alpha
Alpha
75m ×
18m
Panjang
75 m
Lebar
18 m
Luas Area
1.350 m²
PCR
PCN 21/F/C/Y/T
Konstruksi
Aspal Hotmix
Data Detail Taxiway
| Nama Taxiway | Panjang (m) | Lebar (m) | Luas (m²) | PCR | Konstruksi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Beta | 75 | 18 | 1.350 | PCN 21/F/C/Y/T | Aspal Hotmix | - |
| Alpha | 75 | 18 | 1.350 | PCN 21/F/C/Y/T | Aspal Hotmix | - |
Visualisasi Hubungan Infrastruktur
APRON AREA
TAXIWAY A
TAXIWAY B
RUNWAY
Legenda Alur
2. Taxiway
(Penghubung)
Visualisasi Skematik: Gambar di atas menunjukan alur standar
dimana pesawat bergerak dari area parkir (Apron), menggunakan jalur penghubung (Taxiway)
berwarna kuning, untuk mencapai landas pacu (Runway).
Visualisasi ini tidak merepresentasikan kondisi di bandara yang sesungguhnya. Data
bandara saat ini mencatat 2 taxiway terdaftar.