Pasola merupakan salah satu tradisi budaya paling ikonik di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Upacara ini merupakan permainan adat perang-perangan dengan menunggang kuda yang dilakukan oleh dua kelompok lelaki terpilih, saling melempar lembing kayu (disebut hola) sebagai simbol keberanian, kehormatan, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah.
Pasola tidak hanya menjadi tontonan yang memukau, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang tinggi. Tradisi ini berkaitan erat dengan upacara adat Marapu, kepercayaan asli masyarakat Sumba yang menghormati leluhur. Biasanya, Pasola dilaksanakan setiap tahun antara bulan Februari hingga Maret, bertepatan dengan musim panen dan ditandai dengan munculnya cacing laut (nyale) di pesisir pantai barat Sumba.
Acara Pasola menampilkan atraksi berkuda yang menegangkan, diiringi sorak-sorai masyarakat dan lantunan doa adat dari para Rato (pemuka adat). Selain sebagai warisan budaya, Pasola juga menjadi daya tarik wisata yang menggambarkan kekayaan tradisi, keberanian, dan semangat gotong royong masyarakat Sumba.
Bagi pengunjung yang datang melalui Bandar Udara Lede Kalumbang, menyaksikan Pasola dapat menjadi pengalaman budaya yang luar biasa untuk memahami jiwa dan keindahan kehidupan masyarakat Sumba.
Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.