Tambolaka, Sumba Barat Daya — Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Lede Kalumbang menyelenggarakan Rapat Komite Keamanan Penerbangan sekaligus Table Top Exercise dalam rangka penguatan sistem keamanan penerbangan dan peningkatan koordinasi antar instansi terkait. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat UPBU Kelas II Lede Kalumbang dan diikuti oleh unsur Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi perwakilan dari:
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Puskesmas Radamata, Badan Intelijen Negara di Daerah, Kodim 1629 SBD, Polres SBD, Brimob Batalyon C Pelopor SBD, Pos TNI AU Tambolaka, Airlines, AirNav Indonesia, Ground Handling, BKK, serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan SBD.
Kegiatan difokuskan pada tiga agenda pokok, yaitu:
UPBU Kelas II Lede Kalumbang melakukan pembaruan Airport Security Programme (ASP) sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi keamanan penerbangan terkini dan perkembangan operasional bandara. Penyesuaian ini mencakup:
Standar prosedur pemeriksaan keamanan penumpang dan barang bawaan
Pemetaan tugas dan tanggung jawab setiap instansi terkait keamanan bandara
Penguatan prosedur penanganan kondisi kedaruratan
Amandemen ASP bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pelaksana keamanan memiliki acuan operasional yang seragam, terukur, dan sesuai standar nasional.
Pelaksanaan Table Top Exercise dilakukan sebagai latihan simulasi koordinasi dalam menghadapi potensi ancaman keamanan penerbangan tanpa melibatkan pergerakan fisik di lapangan. Dalam kegiatan ini, setiap instansi:
Menguji pola komunikasi dan pelaporan insiden
Menyimulasikan langkah penanganan ancaman sesuai kewenangan
Menyamakan prosedur respon cepat dan koordinatif
Latihan ini memperkuat pemahaman bersama bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan pengamanan bandara.
Sebagai bagian dari pelaksanaan standar keamanan penerbangan, dilakukan pemusnahan barang sitaan hasil pemeriksaan keamanan, antara lain:
Benda tajam
Benda yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan
Cairan melebihi batas ketentuan
Barang terlarang lainnya sesuai peraturan keamanan penerbangan
Langkah ini merupakan upaya edukasi sekaligus penegakan disiplin keamanan bagi penumpang dan pengguna jasa bandara.
Kepala UPBU Kelas II Lede Kalumbang menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama seluruh unsur keamanan dalam menjaga stabilitas operasional bandara.
“Koordinasi dan keseragaman langkah menjadi pondasi utama keamanan penerbangan. Melalui pembaruan standar, latihan koordinasi, dan penguatan disiplin di lapangan, kami berupaya memastikan keamanan penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang berjalan optimal,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan kesepakatan peningkatan kolaborasi, kesiapsiagaan, dan komunikasi antar instansi.
Copyright © 2026 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. All Rights Reserved.