Sejarah Singkat

WhatsApp Image 2021-07-10 at 19.32.51.jpeg 
Bandar Udara Kamur menjadi salah satu infrastruktur vital dalam membuka akses trasnportasi udara di wilayah Kabupaten Asmat - Papua Selatan. Terletak di Kampung Kamur Distrik Pantai Kasuari, Bandar Udara Kamur memainkan peran penting dalam mendukung konektivitas antar wilayah, khususnya antar distrik dan ibu kota kabupaten.

Bandar Udara Kamur awal mulanya merupakan airstrip yang dibangun tahun 1963 dan dikelola oleh masyarakat setempat secara swadaya bersama misionaris guna menunjang pelayanan misi di daerah Pantai Kasuari. Pesawat pertama yang beroperasi di Bandar Udara Kamur yakni pesawat Caravan milik MAF (Mission Aviation Fellowship) di tahun 1963 dalam misi pelayanan misionaris. Uji coba penerbangan oleh pemerintah di tahun 1997 oleh maskapai Merpati dengan menggunakan pesawat Twin Otter DHC-6

Pembangunan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kamur sejak Tahun 2009. Pekerjaan  konstruksi landasan pacu mulai dikerjakan sejak tahun 2013 s/d 2015 dengan beberapa tahap, yakni penimbunan persiapan tahun 2013 kemudian pekerjaan soil semen di tahun 2014 dan pekerjaan konstruksi aspal kolakan di tahun 2015.

Penerbangan perintis perdana di tahun 2017 oleh maskapai Merpati dengan pesawat Twin Otter DHC-6 dengan rute Merauke - Kamur (PP). Namun karena masih kurangnya deman masyarakat menggunakan transportasi udara yag diakibatkan oleh mahalnya tiket maka di sepanjang tahun 2017 pelayanan penerbangan dari dan ke Bandar Udara Kamur tidak berjalan dengan baik.

Bandar Udara Kamur terus melakukan pembangunan seiring dengan meningkatnya kebutuhan transportasi serta rencana pengembangan daerah khususnya daerah 3T ( Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Saat ini Bandar Udara Kamur melayani penerbangan perintis dengan rute Merauke - Kamur - Ewer (PP) dengan jumlah penerbangan sebanyak 3x dalam seminggu yakni hari Selasa, Kamis dan Sabtu.
Terakhir diperbarui: 06 Jun 2026