Pastikan Mudik 2026 Aman dan Nyaman, OBU Wilayah VII Pantau Kesiapan Pelayanan dan Keselamatan Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh
Klik untuk perbesar
Layanan Publik
08 March 2026 29 dilihat

Pastikan Mudik 2026 Aman dan Nyaman, OBU Wilayah VII Pantau Kesiapan Pelayanan dan Keselamatan Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh

MUARA TEWEH – Menjelang musim mudik Lebaran tahun 2026, Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VII Balikpapan melaksanakan pengawasan intensif di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional bandara dalam melayani lonjakan penumpang dengan standar yang optimal.

Tim pengawasan dari OBU Wilayah VII dipimpin oleh Dede Gunaifi (Inspektor Bandar Udara Ahli Pertama) dan Zairul Hardi (Pengevaluasi Penerbangan Bidang Penanggulangan Keadaan Darurat), didampingi langsung oleh Kepala Bandara HMS, Pak Amrillah, beserta jajaran tim teknis internal. Fokus pengawasan kali ini dibagi menjadi dua aspek fundamental:

1. Aspek Pelayanan

Aspek ini menitikberatkan pada kenyamanan dan kelancaran alur penumpang selama berada di bandara. Poin-poin yang diperiksa meliputi:

  • Fasilitas Terminal: Pengecekan area check-in, ruang tunggu, kebersihan toilet, musholla, fasilitas ram ramah difabel, ketersediaan troli, serta area bermain anak dan charging station.
  • Ground Handling: Pemantauan kesiapan peralatan pendukung di lapangan, seperti ketersediaan safety cone, performa gerobak bagasi, hingga kesiapan personel Marshaller dalam memandu pergerakan pesawat.
  • Fasilitas Penunjang: Ketersediaan troli, efisiensi area check-in, hingga kebersihan toilet dan musholla.
  • Keamanan & Kenyamanan: Pemeriksaan pada area Security Check Point (SCP) serta pemantauan standar kenyamanan di ruang tunggu, termasuk kualitas pencahayaan, suhu ruangan, fasilitas bermain anak, dan charging station.

2. Aspek Keselamatan

Aspek keselamatan mencakup keandalan fasilitas teknis yang mendukung operasional penerbangan secara langsung. Bidang yang menjadi fokus utama adalah:

  • Bangunan dan Landasan (Bangland): Inspeksi mendalam terhadap kondisi perkerasan runway, taxiway, dan apron, serta kejelasan marka dan fungsi lampu-lampu bandara.
  • AMC (Aviation Movement Control): Evaluasi terhadap data pergerakan pesawat, kepatuhan terhadap slot time, serta pengawasan pergerakan di sisi udara untuk mencegah insiden teknis.
  • PKP-PK: Verifikasi kesiapan armada Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran, khususnya unit Karoseri Warrior Tipe 4, termasuk kecukupan bahan pemadam (air, foam, dan dry powder).
  • Fasilitas Listrik: Pemeriksaan keandalan panel generator dan sistem catu daya utama guna menjamin operasional bandara tetap stabil dan aman dari gangguan teknis.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas, baik dari sisi pelayanan penumpang maupun teknis keselamatan, benar-benar siap menghadapi lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 nanti," tegas Dede Gunaifi dalam keterangannya.

Melalui sinergi antara OBU Wilayah VII dan manajemen Bandara Haji Muhammad Sidik, Barito Utara siap menghadirkan pengalaman penerbangan yang SELAMANYA: Selamat, Aman, dan Nyaman bagi seluruh masyarakat.

Artikel diperbarui terakhir: 08 March 2026