Muara Teweh, [28 September 2025] – Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, terus menunjukkan perkembangan positif dalam meningkatkan konektivitas udara wilayah pedalaman Kalimantan Tengah. Saat ini, Bandara HMS secara aktif melayani tiga rute penerbangan, terdiri dari layanan niaga berjadwal dan perintis, yang menghubungkan Muara Teweh dengan sejumlah kota penting di Kalimantan.
Adapun tiga rute penerbangan tersebut adalah:
Muara Teweh – Banjarmasin
Dilayani oleh maskapai Wings Air, dengan status penerbangan niaga berjadwal. Wings Air mengoperasikan pesawat tipe ATR 72 yang berkapasitas sekitar 70 penumpang, dengan jadwal penerbangan reguler yang mendukung mobilitas masyarakat dan sektor usaha.
Muara Teweh – Palangka Raya
Dilayani oleh maskapai Susi Air, juga dalam kategori penerbangan niaga berjadwal. Susi Air mengoperasikan pesawat kecil jenis Cessna Grand Caravan yang andal dalam menjangkau wilayah dengan kondisi medan terbatas.
Muara Teweh – Balikpapan
Dilayani oleh maskapai Airfast Indonesia, sebagai bagian dari program penerbangan perintis yang disubsidi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk menjamin akses transportasi udara bagi masyarakat di daerah terpencil yang belum dilayani maskapai niaga secara komersial.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haji Muhammad Sidik menyatakan bahwa keberadaan ketiga rute ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan pemerataan layanan transportasi udara.
“Dengan kombinasi rute niaga dan perintis, Bandara Haji Muhammad Sidik kini mampu menjangkau lebih banyak wilayah dan melayani beragam kebutuhan mobilitas masyarakat — baik untuk keperluan bisnis, pemerintahan, hingga keperluan sosial,” ujar beliau.
Pihak UPBU juga terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan untuk membuka peluang ekspansi rute lainnya, serta meningkatkan kualitas layanan bandara secara keseluruhan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, Bandara HMS diharapkan dapat menjadi simpul transportasi penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Artikel diperbarui terakhir: 28 September 2025