Lewati ke konten utama

Informasi Berkala

Informasi yang disediakan dan diumumkan secara berkala

PROFIL KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO ATAMBUA

Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III A. A. Bere Tallo merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang bertugas menyelenggarakan pengelolaan dan pelayanan kebandarudaraan di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bandar Udara A. A. Bere Tallo terletak di Atambua, ibu kota Kabupaten Belu, yang berada di kawasan perbatasan darat Indonesia dengan Timor-Leste. Letak strategis tersebut menjadikan bandar udara ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat, mobilitas pemerintahan, kegiatan ekonomi, pendidikan, pariwisata, serta berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan di kawasan perbatasan.

Keberadaan bandar udara di Atambua memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah penerbangan dunia. Pada awal abad ke-20, wilayah Atambua yang pada masa itu dikenal dengan nama Atamboea telah menjadi salah satu titik persinggahan dalam perjalanan penerbangan antara wilayah Hindia Belanda dan Australia. Pada 9 Desember 1919, pesawat Vickers Vimy yang diterbangkan oleh Ross Smith dan Keith Smith bersama mekanik Wally Shiers dan Jim Bennett tiba di Atamboea dari Bima dalam perjalanan menuju Darwin, Australia. Sehari kemudian, pada 10 Desember 1919, pesawat tersebut kembali mengudara dari aerodrome kecil di Atamboea menuju Darwin sebagai bagian dari penerbangan bersejarah yang mengantarkan Ross dan Keith Smith menjadi penerbang pertama yang berhasil terbang dari Inggris ke Australia. Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan penting yang menunjukkan bahwa Atambua telah memiliki hubungan dengan perkembangan penerbangan internasional sejak lebih dari satu abad yang lalu.

Seiring berjalannya waktu, keberadaan lapangan terbang di Atambua terus mengalami perkembangan, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan. Pada tahun 1942, lapangan terbang di kawasan Haliwen mengalami pembangunan dan pengembangan pada masa Pemerintahan Jepang dengan landasan awal berupa rumput berukuran sekitar 800 × 23 meter. Perkembangan selanjutnya dilakukan pada tahun 1972 ketika landasan diperpanjang menjadi sekitar 900 × 23 meter dengan perkerasan batu. Kemudian pada tahun 1976, lapangan terbang tersebut mulai melayani penerbangan sipil dengan nama Lapangan Terbang Haliwen. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara, pelayanan dan status kelembagaannya terus berkembang hingga pada tahun 1989 meningkat menjadi Bandar Udara Kelas IV Haliwen Atambua.

Perkembangan tersebut semakin terlihat memasuki sekitar tahun 2010 ketika penerbangan berjadwal mulai berkembang dan menghubungkan Atambua dengan wilayah lain. Salah satunya melalui penerbangan Susi Air dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208 pada rute Kupang–Atambua–Kupang, serta penerbangan Merpati dengan rute Kupang–Atambua–Kisar. Bertambahnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara kemudian mendorong peningkatan fasilitas dan kapasitas pelayanan bandar udara agar mampu mendukung kegiatan penerbangan secara lebih optimal.
Dalam perjalanan kelembagaannya, tonggak penting terjadi pada September 2013 ketika Bandar Udara Haliwen mengalami peningkatan kelas menjadi Bandar Udara Kelas III. Bersamaan dengan perubahan tersebut, nama bandar udara berubah menjadi Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III A. A. Bere Tallo Atambua. Nama A. A. Bere Tallo diambil dari nama Alfonsius Andreas Bere Tallo, yang dikenal sebagai Bupati pertama Kabupaten Belu. Perubahan nama dan peningkatan kelas tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perubahan identitas, tetapi juga mencerminkan perkembangan penyelenggaraan kebandarudaraan serta peningkatan kebutuhan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat Kabupaten Belu dan wilayah sekitarnya.
Dalam perkembangannya hingga saat ini, UPBU A. A. Bere Tallo terus menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas wilayah perbatasan. Sebagai bandar udara yang berada di Kabupaten Belu, keberadaannya memberikan dukungan terhadap mobilitas masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, pariwisata, pelayanan masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Posisi Atambua sebagai salah satu pintu gerbang perbatasan Indonesia dengan Timor-Leste semakin memperkuat arti strategis bandar udara ini dalam mendukung pembangunan dan konektivitas kawasan.

Untuk menjalankan peran tersebut, UPBU A. A. Bere Tallo melaksanakan berbagai fungsi penyelenggaraan kebandarudaraan, mulai dari pengelolaan fasilitas, pelayanan operasional penerbangan, pelayanan penumpang, pengelolaan sisi darat dan sisi udara, hingga penyelenggaraan keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam pelaksanaan tugasnya, UPBU A. A. Bere Tallo senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak, antara lain maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama yang diwujudkan melalui pengawasan operasional, pemeliharaan fasilitas, pengendalian potensi bahaya, serta pelaksanaan sosialisasi dan kampanye keselamatan dan keamanan penerbangan secara berkelanjutan.

Komitmen terhadap peningkatan pelayanan juga didukung melalui perencanaan dan pengembangan infrastruktur bandar udara. A. A. Bere Tallo telah memiliki Rencana Induk Bandar Udara yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 128 Tahun 2022 tanggal 27 Juli 2022 sebagai salah satu dasar arah pengembangan bandar udara di masa mendatang. Berbagai upaya peningkatan fasilitas terus dilakukan untuk mendukung kebutuhan operasional dan keselamatan penerbangan, sehingga bandar udara dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Lebih dari satu abad perjalanan telah dilalui sejak Atamboea menjadi bagian dari penerbangan bersejarah tahun 1919. Dari sebuah aerodrome kecil, berkembang menjadi Lapangan Terbang Haliwen, kemudian Bandar Udara Kelas IV Haliwen Atambua, hingga akhirnya menjadi UPBU Kelas III A. A. Bere Tallo. Perjalanan tersebut bukan sekadar perubahan nama dan status kelembagaan, melainkan merupakan gambaran panjang perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas udara. Hari ini, UPBU A. A. Bere Tallo terus berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung masyarakat, pendukung pembangunan daerah, dan penggerak konektivitas udara di Kabupaten Belu serta kawasan perbatasan Indonesia–Timor-Leste.


Alamat Kantor UPBU A. A. Bere Tallo - Atambua
Jl. Adisucipto, Manumutin, Kec. Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, 85712

PROFIL PEJABAT

KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO - ATAMBUA

 

Kepala Kantor UPBU A. A. Bere Tallo Atambua

S. Charles B. Malaikosa, S.T.

1.jpg


Semuel Charles Bastian Malaikosa, S.T., lahir di Ende pada tanggal 12 September 1974. Beliau menempuh pendidikan dasar dan menengah di Kota Kupang, yaitu di SDN Kuanino, SMPN 1 Kupang, dan SMKN Kupang. Setelah itu, beliau melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Kupang dan meraih gelar Diploma 3 Jurusan Teknik Mesin pada tahun 1997. Kemudian, pada tahun 2010, beliau berhasil menyelesaikan studi Sarjana Teknik Sipil di Universitas Nusa Lontar Rote.

Karier Semuel Charles Bastian Malaikosa sebagai Aparatur Sipil Negara dimulai pada tahun 1998 setelah lulus sebagai CPNS di Kantor Wilayah Perhubungan NTT, dan resmi menjadi PNS pada tahun 1999. Pada periode 1992 hingga 2002, beliau mengawali tugasnya sebagai Teknisi sekaligus pembuat daftar gaji di Kantor UPBU Lede Kalumbang, Tambolaka. Selanjutnya, pada tahun 2003 sampai 2013, beliau menjabat sebagai Bendahara dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kantor UPBU D.C. Saudale Rote.

Karier beliau terus menanjak dengan dipercaya mengemban posisi sebagai Kasubsie Teknik Operasi dan Pelayanan Darurat (TOKPD) di Kantor UPBU Lede Kalumbang Tambolaka dari tahun 2013 hingga 2015. Kemudian, pada tahun 2015 hingga 2016, beliau menjabat sebagai Kepala Seksi TOKPD di kantor yang sama. Pada periode 2016 hingga 2019, beliau dipindahtugaskan sebagai Kepala Seksi TOKPD di Kantor UPBU H. Asan Sampit.

Pengalaman dan dedikasi yang konsisten membawanya dipercaya sebagai Kepala Kantor UPBU D.C. Saudale Rote sejak tahun 2019 hingga tahun 2025. Mulai tahun 2025 hingga saat ini, beliau mengemban amanah sebagai Kepala Kantor UPBU A. A. Bere Tallo Atambua.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Semuel Charles Bastian Malaikosa, S.T. telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasi, kinerja, dan kepemimpinannya, antara lain:

  • Satyalancana Karya Satya 10 Tahun
  • Satyalancana Karya Satya 20 Tahun
  • The Best Leader in Dedication, Performance and Visionary Leadership of the Year 2023, Indonesia Golden Achievement Awards 2023 – 7Sky Media Award, 31 Maret 2023.
  • The Best Airport in Service & Performance Excellence of the Year 2024, The Best Service & Innovation Top 100 Public Service Excellence Award 2024, atas keberhasilan membawa Bandara D.C. Saudale – Rote, 8 November 2024.
  • Best Performing Border Airport in Service Excellence & Frontier Connectivity 2026, 7Sky Media Award 2026, 13 Februari 2026.
  • Visionary & Inspirational Leader in Improvement Public Service of the Year 2026, Top Creative Leader Choice Award 2026 – 5 Pilar Media Communication, 10 April 2026.
  • The Best Inspiring Leader of Change and Professional Figure of the Year 2026, 10 Juli 2026, Indonesian Best 50 Leader & Professional Excellence Award 2026


Ketua Tim Urusan Tata Usaha | Analis SDM Aparatur | Pejabat Pembuat Komitmen

Rio Lobo, S.T. 

4.jpg

Rio Lobo, S.T., lahir di Atambua pada tanggal 8 April 1985. Beliau menamatkan pendidikan menengah atas di SMUN 1 Atambua pada tahun 2003. Melanjutkan pendidikan tinggi, beliau berhasil meraih gelar Sarjana Teknik dari Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto pada tahun 2008. Karier profesional sebagai Aparatur Sipil Negara dimulai pada tahun 2010 sebagai petugas AVSEC di Bandara A. A. Bere Tallo Atambua.
Dengan dedikasi dan kompetensi yang tinggi, beliau diangkat sebagai Penyiap Bahan Administrasi Keuangan pada tahun 2015. Dua Tahun kemudian, pada tahun 2017, beliau dipercaya menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran. Melanjutkan karier yang cemerlang, sejak tahun 2021, beliau menjabat sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan pada tahun 2026 merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen di Kantor UPBU A. A. Bere Tallo Atambua.

Ketua Tim Teknik, Operasi, Keamanan, dan Pelayanan Darurat (TOKPD) | Perencana Ahli Pertama

Anddre Custandji Pellokila, S.T.

5.jpg

Anddre Custandji Pellokila, S.T, lahir di Kupang pada 17 Desember 1979, merupakan seorang profesional Aparatur Sipil Negara berpengalaman di bidang pengelolaan dan perencanaan. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Kupang pada tahun 1998, beliau melanjutkan studi di Fakultas Teknik Universitas Nusa Cendana Kupang.

Kariernya dimulai sebagai petugas honorer di Kantor UPBU D. C. Saundale Rote pada tahun 2005. Kemudian pindah menjadi Petugas PKP-PK sebagai Aparatur Sipil Negara di Kantor UPBU A. A. Bere Tallo Atambua pada tahun 2008. Sejak itu, Anddre C. Pellokila telah menunjukkan dedikasi dan kompetensi yang luar biasa dalam berbagai posisi penting. Pada tahun 2010, beliau dipercaya sebagai Bendahara Penerima, kemudian menjabat sebagai PPK pada tahun 2016. Pada tahun 2019, menjabat sebagai Kasubsie TOKPD, sebelum akhirnya meraih posisi sebagai Ahli Pertama Perencana pada tahun 2023, yang merupakan posisi terakhirnya hingga saat ini.

Bendahara Pengeluaran

Deasy Damaris Bisan, S.H.

7.jpg

Deasy Damaris Bisan, S.H., lahir di Kupang pada tanggal 20 Desember 1975. Beliau menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Kristen 02 Kalabahi pada tahun 1995. Kemudian, beliau melanjutkan studi di Universitas Nusa Cendana dan berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2001.

Karier profesional sebagai Aparatur Sipil Negara dimulai pada tahun 2007 sebagai AVSEC di Bandara Mali Alor. Setelah menunjukkan dedikasi dan kompetensinya, pada tahun 2015 beliau diangkat sebagai Verifikator Keuangan di Kantor UPBU A. A. Bere Tallo. Tak lama berselang, pada tahun 2019, beliau dipercaya untuk mengemban tanggung jawab sebagai Bendahara Pengeluaran.

Sepanjang kariernya, Deasy D. Bisan telah meraih beberapa penghargaan. Pada tahun 2023, beliau menerima penghargaan dari KPPN Atambua untuk kategori Kepatuhan Pengajuan LPJ Bendahara dengan peringkat ketiga. 
Selanjutnya, pada tahun 2024, beliau kembali mendapatkan penghargaan dari KPPN Atambua untuk kategori Aplikasi Sakti dengan peringkat kedua untuk LPJ Tercepat.

Bendahara Penerimaan

Mariana Wungubelen

8.jpg

Mariana Wungubelen, yang lahir di Watowitti pada 22 Maret 1990, adalah seorang profesional Aparatur Sipil Negara dengan pengalaman yang luas dalam administrasi dan pengelolaan informasi. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA PGRI Lewolebat-Lembata pada tahun 2009, Mariana memulai kariernya sebagai Petugas PKP-PK di Kantor UPBU A. A. Bere Tallo pada tahun 2010.

Sejak itu, Mariana telah memperluas keahliannya melalui berbagai peran penting. Pada tahun 2015, Beliau beralih ke posisi sebagai Pengadministrasi Umum, diikuti dengan peran serupa di Unit Psikologi pada tahun 2016.  Kemampuan dan dedikasinya dalam administrasi telah membawanya ke posisi sebagai Pengelola Informasi dan Bendahara Penerimaan pada tahun 2017 hingga saat ini.

Dokumen Informasi Berkala

Laporan Kinerja instansi pemerintah (LKIP)

4 berkas

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP atau LKjIP/LAKIP) adalah dokumen resmi tahunan yang menyajikan pertanggungjawaban kinerja suatu instansi pemerintah dalam mencapai tujuan atau sasaran strategis

Daftar berkas informasi publik
LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2025

LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2025

pdf 4,597.0 KB 2025 0x diunduh

Unduh
LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2024

LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2024

pdf 6,591.1 KB 2024 0x diunduh

Unduh
LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2023

LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2023

pdf 3,083.9 KB 2023 0x diunduh

Unduh
LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2022

LAKIP KANTOR UPBU A. A. BERE TALLO TAHUN 2022

pdf 3,274.7 KB 2022 0x diunduh

Unduh