Instruksi Menteri Nomor IM3 Tahun 2026
28 September 2026
2
menit baca
Dalam rangka meningkatkan dan menjamin terciptanya keselamatan operasional sarana dan prasarana transportasi, Menteri Perhubungan telah mengeluarkan Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2026 tentang Peningkatan Keselamatan pada Sarana dan Prasarana Transportasi pada tanggal 7 Juli 2026. guna mendukung terciptanya budaya keselamatan yang berkelanjutan di seluruh sektor transportasi serta mendukung pelaksanaan Instruksi Menteri dimaksud, seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara dan Unit Penyelenggara Bandar Udara untuk melaksanakan kampanye integritas dan keselamatan transportasi secara sistematis, terencana, terpadu, dan berkelanjutan, baik di lingkungan internal unit kerja maupun kepada masyarakat pengguna jasa transportasi.
Kampanye ini dilakukan dengan metode yang efektif, efisien, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, antara lain melalui sosialisasi, edukasi publik, pemanfaatan media massa dan media sosial, penyebaran materi komunikasi, informasi, dan/atau edukasi, serta pelaksanaan kegiatan pada simpul transportasi dan ruang publik lainnya. Kampanye dilaksanakan paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) minggu. Hasil pelaksanaan kampanye dilaporkan secara tertulis kepada Direktur Jenderal Pehubungan Udara.
Kampanye ini dilakukan dengan metode yang efektif, efisien, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, antara lain melalui sosialisasi, edukasi publik, pemanfaatan media massa dan media sosial, penyebaran materi komunikasi, informasi, dan/atau edukasi, serta pelaksanaan kegiatan pada simpul transportasi dan ruang publik lainnya. Kampanye dilaksanakan paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) minggu. Hasil pelaksanaan kampanye dilaporkan secara tertulis kepada Direktur Jenderal Pehubungan Udara.
Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu alat pemasaran yang paling efektif untuk menjangkau audiens yang luas dan beragam. Kampanye media sosial yang dirancang dengan baik dapat membantu masyarakat untuk membangun kesadaran, meningkatkan keterlibatan, dan mendorong konversi. Namun, untuk mencapai hasil yang maksimal, dibutuhkan strategi yang tepat.
Evaluasi dari kegiatan ini yakni adanya laporan kampanye memuat ketercapaian kegiatan, partisipasi masyarakat, tingkat penerimaan, pemahaman, dan perubahan perilaku masyarakat, serta umpan balik dari pemangku kepentingan.