Lewati ke konten utama

Sejarah Singkat

Pada tahun 1986 Pemerintah Kabupaten Alor menggagas pembuatan Airstrip Mali yang diprakarsai oleh Bupati Alor, Alm. Jacob Oktavianus Ledo, BA. Pada tahun 1968, seluruh masyarakat Kota Kalabahi dan sekitarnya, terutama para Pegawai Negeri Daerah, guru, dan murid SMP, SMA, serta STM, bergotong royong membersihkan lahan airstrip dengan panjang 500 meter dan lebar 45 meter.

Pada bulan Juli 1968, untuk pertama kalinya Bandara Mali melakukan proving flight atau uji coba pendaratan oleh pesawat MAF (Mission Aviation Fellowship). Dalam misi Penginjilan Gereja Kemah Injil, penerbangan dilakukan dengan pesawat jenis Britten Norman PK-MPA pada rute KOF-ARD-Padang Alang-ARD-KOE, dengan penumpang para guru atau pengajar gereja. Pada tahun 1969-1979, MNA (Merpati Nusantara Airlines) mengoperasikan pesawat DHC-6 Twin Otter berkapasitas 18-21 kursi. Jenis penerbangannya adalah penerbangan perintis yang disubsidi oleh pemerintah pusat.

Pada tahun 1981, Bapak Petrus Koilher Alubel ditugaskan sebagai Saudara Mesak Talilah ditegaskan oleh Pemda Alor sebagai tenaga latihan untuk mengoperasikan SSB, NDB, dan Genset di lapangan terbang perintis Mali sejak bulan Januari 1975, sampai yang bersangkutan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kanwil VI Ditjen Hubud sesuai SKEP/wil,6/072/1/685 tanggal 26 Juni 1985.

 
Terakhir diperbarui: 01 Okt 2026