Bandara Lede Kalumbang Laksanakan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Full Scale Exercise Guna Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi Antar Stakeholder
Tambolaka, 9 September 2026 – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan efektivitas sistem penanggulangan keadaan darurat di bandar udara, Bandara Lede Kalumbang melaksanakan kegiatan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Full Scale Exercise pada Rabu (9/9). Kegiatan latihan berskala penuh ini menjadi bagian dari komitmen pengelola bandar udara dalam menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan melalui penguatan koordinasi antar stakeholder.
Pelaksanaan Latihan PKD Full Scale Exercise mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta standar internasional yang ditetapkan dalam International Civil Aviation Organization (ICAO) Annex 14 Volume I tentang Aerodromes, yang mewajibkan pengelola bandar udara melaksanakan latihan penanggulangan keadaan darurat berskala besar (Full Scale Exercise) sekurang-kurangnya satu kali dalam dua tahun.Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Airport Emergency Plan (AEP) Bandara Lede Kalumbang yang telah disahkan oleh Direktur Bandar Udara melalui Surat Persetujuan Amandemen ke-2 Dokumen AEP Nomor AU.107/0174/DBU.2022 tanggal 22 November 2022, serta mengacu pada Airport Safety Programme (ASP) Bandara Lede Kalumbang yang telah disahkan oleh Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara melalui Surat Pengesahan Nomor 259/PKBU.DKP/XI/2022 tanggal 24 November 2022.
Rangkaian kegiatan Latihan PKD Full Scale Exercise diawali dengan tahapan persiapan melalui koordinasi bersama seluruh stakeholder terkait. Selanjutnya dilaksanakan Table Top Exercise untuk menguji pemahaman personel terhadap skenario, mekanisme komunikasi, sistem komando, serta pembagian tugas masing-masing unsur dalam penanganan keadaan darurat.
Tahapan berikutnya yaitu pelaksanaan Gladi Kotor pada Senin (7/9) dan Gladi Bersih pada Selasa (8/9). Kedua tahapan tersebut dilaksanakan guna memastikan kesiapan personel, fasilitas pendukung, peralatan operasional, serta kesesuaian prosedur sebelum pelaksanaan latihan utama.
Pada pelaksanaan Latihan PKD Full Scale Exercise, terdapat dua skenario utama yang disimulasikan, yaitu penanganan ancaman keamanan penerbangan dan penanganan kecelakaan pesawat udara. Kedua skenario tersebut dirancang untuk menguji kesiapan seluruh unsur dalam merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kegiatan ini melibatkan berbagai stakeholder terkait, di antaranya personel Bandara Lede Kalumbang, AirNav Indonesia, operator penerbangan, unsur TNI dan Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, rumah sakit rujukan, serta instansi pendukung lainnya.
Melalui pelaksanaan Latihan PKD Full Scale Exercise ini, Bandara Lede Kalumbang melakukan evaluasi terhadap kesiapan sistem penanggulangan keadaan darurat, efektivitas koordinasi antarinstansi, kesiapan personel dan fasilitas, serta kemampuan respons seluruh unsur dalam menghadapi potensi keadaan darurat di bandar udara. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat budaya keselamatan (safety culture) dan meningkatkan sinergi antar stakeholder dalam mendukung penyelenggaraan transportasi udara yang selamat, aman, dan berkelanjutan. Selain itu, latihan ini menunjukkan komitmen bandar Udara Lede Kalumbang dalam menjaga standar keselamatan dan keamanan penerbangan serta memberikan pelayanan transportasi udara yang mengutamakan aspek keselamatan bagi masyarakat.
Artikel diperbarui terakhir: 09 September 2026