Hujan Guyur Sampit, Jarak Pandang di Bandara H. Asan Tercatat 5 Kilometer
Sampit, 27 Oktober 2026 – Hujan mengguyur wilayah Sampit pada Selasa pagi (27/10/2026). Berdasarkan informasi pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jarak pandang di Bandar Udara H. Asan Sampit tercatat mencapai 5 kilometer atau 5.000 meter pada pukul 12.00 WIB.
Hujan yang turun di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perkembangan yang patut diperhatikan, khususnya terkait kondisi atmosfer dan jarak pandang di sekitar bandar udara.
Informasi jarak pandang dari BMKG menjadi salah satu parameter penting dalam pemantauan kondisi cuaca untuk mendukung operasional penerbangan. Meski demikian, kelayakan operasional pesawat tidak hanya ditentukan oleh jarak pandang, tetapi juga mempertimbangkan kondisi cuaca aktual, informasi meteorologi lainnya, serta persyaratan keselamatan penerbangan yang berlaku.
UPBU Kelas II H. Asan Sampit terus memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandar udara. Masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara diimbau untuk tetap memantau informasi terbaru mengenai status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.
Perkembangan cuaca ini diharapkan dapat menjadi awal membaiknya kondisi lingkungan di Sampit setelah kabut asap Karhutla berdampak terhadap konektivitas udara dalam beberapa waktu terakhir. Namun, pemulihan operasional penerbangan tetap bergantung pada kondisi aktual dan terpenuhinya seluruh persyaratan keselamatan.
Artikel diperbarui terakhir: 27 October 2026