Kantor UPBU Kelas I Domine Eduard Osok Jadi Tuan Rumah Upacara Harhubnas 2026 Tingkat Provinsi Papua Barat Daya
Sorong, 17 September 2026 — Kantor UPBU Kelas I Domine Eduard Osok Sorong menjadi tuan rumah sekaligus ketua panitia penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 tingkat Provinsi Papua Barat Daya, yang dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, unsur Forkopimda, insan perhubungan, serta para pemangku kepentingan sektor transportasi di Provinsi Papua Barat Daya.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Viktor Solossa, S.Pd., ST., MT., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya, hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya sekaligus membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.
Dalam amanat Menteri Perhubungan yang dibacakan Viktor Solossa, disampaikan bahwa peringatan Harhubnas Tahun 2026 menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai pekerjaan yang telah diselesaikan sekaligus melakukan refleksi terhadap berbagai tantangan dan musibah transportasi yang terjadi belakangan ini.

Amanat tersebut menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab moral. Standar keselamatan tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif dalam sistem transportasi, tetapi harus benar-benar diterapkan dan hidup dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” demikian salah satu penegasan dalam amanat Menteri Perhubungan.
Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Harhubnas Tahun 2026 menegaskan peran strategis transportasi dalam menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar, serta menghadirkan konektivitas hingga wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil).
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai kendaraan dan infrastruktur. Transportasi memiliki peran dalam mempertemukan keluarga, membuka kesempatan kerja, mendukung distribusi bahan pangan, menggerakkan industri, serta memperkuat konektivitas ekonomi dan pembangunan.
Khusus dalam menghadapi berbagai kondisi dan tantangan, insan perhubungan dituntut mampu menjaga keselamatan sekaligus konektivitas. Ketika kondisi tidak aman, keselamatan harus menjadi prioritas, namun pada saat yang sama perlu dilakukan langkah-langkah alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap dapat berjalan.
Amanat Menteri Perhubungan turut menekankan pentingnya menjaga layanan keperintisan agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung, memperkuat angkutan massal perkotaan, meningkatkan integrasi antarmoda, serta membangun sistem logistik yang lebih efisien sehingga konektivitas transportasi dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
Di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital juga perlu diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata, seperti pengawasan yang semakin transparan dan efektif, perjalanan yang lebih selamat, kepatuhan yang lebih baik, serta sistem logistik yang semakin tertib.
Namun, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, amanat tersebut mengingatkan bahwa ujung dari pelayanan publik tetaplah manusia. Integritas, kepedulian, tanggung jawab, serta keberanian untuk mengambil keputusan yang benar menjadi nilai penting dalam menjalankan tugas sebagai insan perhubungan.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh insan perhubungan juga diajak untuk menjadikan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi, sebagai momentum untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan diterapkan secara konsisten sepanjang tahun.
Sebagai tuan rumah sekaligus ketua panitia penyelenggaraan tingkat Provinsi Papua Barat Daya, Kantor UPBU Kelas I Domine Eduard Osok Sorong terus mendukung penguatan sinergi antara pemerintah daerah, instansi perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan transportasi yang aman, selamat, nyaman, tertib, dan berkelanjutan.
Peringatan Harhubnas Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada seluruh insan perhubungan yang terus menjalankan tugas dan pengabdian, termasuk mereka yang bekerja di lapangan untuk memastikan operasional transportasi tetap berjalan dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman.
Melalui tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan Harhubnas Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat Daya diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat konektivitas, meningkatkan budaya keselamatan, serta menghadirkan pelayanan transportasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Selamat Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.
“Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”
Kantor UPBU Kelas I Domine Eduard Osok Sorong
Artikel diperbarui terakhir: 17 September 2026