Selama Tiga Hari, PKP-PK Bandara Ayawasi Lakukan Pemadaman Karhutla di Kampung Mosun
Maybrat, Papua Barat Daya – Selama tiga hari, Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) UPBU Kelas III Ayawasi bersama seluruh unit kerja yang ada di Bandara Ayawasi melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Mosun, Distrik Aifat Utara, Kabupaten Maybrat. Upaya pemadaman dilakukan untuk mengendalikan titik api agar tidak semakin meluas, khususnya ke wilayah sekitar Bandara Ayawasi. Dalam pelaksanaannya, petugas Bandara Ayawasi juga mendapat bantuan dan dukungan dari masyarakat sekitar yang turut bersama-sama melakukan pemadaman di lapangan.
Selama proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Titik api berada di wilayah perbukitan dengan kondisi medan berbatu kapur dan terdapat banyak tumpukan daun kering yang mudah terbakar. Sebagian api juga berada di bawah dan di sela-sela bebatuan, sehingga sulit dijangkau dan dipadamkan secara langsung.
Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Setelah melakukan penanganan selama tiga hari, sejumlah personel juga mengalami kelelahan. Meski demikian, proses pemadaman tetap dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan keselamatan seluruh personel di lapangan.
Keterlibatan PKP-PK, seluruh unit kerja Bandara Ayawasi, dan masyarakat sekitar menjadi bentuk sinergi dan kepedulian bersama dalam menangani Karhutla. Kolaborasi ini juga menjadi upaya untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun keselamatan penerbangan. UPBU Kelas III Ayawasi terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di tempat yang mudah terbakar.
Kebakaran yang bermula dari api kecil dapat dengan cepat meluas, terlebih pada kondisi lahan yang kering dan berada di wilayah perbukitan. Ketika api sudah menyebar, proses pemadaman menjadi lebih sulit dan membutuhkan waktu serta tenaga yang lebih besar.
Mencegah lebih mudah daripada memadamkan. Mari bersama menjaga hutan, lingkungan, dan keselamatan penerbangan.
Artikel diperbarui terakhir: 26 September 2026