Sejarah Singkat

Bandar Udara Umbu Mehang Kunda (IATA: WGPICAO: WATUmerupakan bandar udara yang terletak di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebelum menggunakan nama saat ini, bandar udara ini dikenal sebagai Bandar Udara Mau Hau.

Nama Mau Hau berasal dari Mau Hawu, yang diyakini sebagai nama asli kampung atau pemukiman leluhur masyarakat Sabu. Dalam sejarah tutur masyarakat Sabu, wilayah ini pernah dihuni oleh Kika Ga dan Hawu Ga yang bermigrasi dari Asia Selatan sekitar 500 tahun sebelum Masehi. Pada masa Hindia Belanda, lokasi tersebut digunakan sebagai tempat pembangunan bandar udara dan nama Mau Hau kemudian diabadikan sebagai nama bandara.

Seiring perkembangan zaman, bandara ini menjadi salah satu pintu gerbang penting bagi Pulau Sumba. Sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Umbu Mehang Kunda, Bupati Sumba Timur periode 1999–2004 dan 2005–2010 yang dikenal atas dedikasinya dalam pembangunan daerah, pada tanggal 28 Mei 2009 nama Bandar Udara Mau Hau resmi berubah menjadi Bandar Udara Umbu Mehang Kunda.

Perubahan nama tersebut menjadi simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian beliau bagi masyarakat Sumba Timur, sekaligus mengabadikan semangat pembangunan yang terus menghubungkan Sumba dengan berbagai penjuru Indonesia melalui bandar udara ini.