Lewati ke konten utama
Operasional 2 menit baca 110 dilihat

Kolaborasi Strategis UPBU Tunggul Wulung dan Smart Flying School Dongkrak PNBP dan Aktivitas Penerbangan

Kolaborasi Strategis UPBU Tunggul Wulung dan Smart Flying School Dongkrak PNBP dan Aktivitas Penerbangan
Klik untuk perbesar

CILACAP (26/08/2026) - Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Tunggul Wulung Cilacap mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset bandara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Smart Flying School guna menghidupkan kembali operasional penerbangan dan mendongkrak Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Langkah proaktif ini ditegaskan langsung oleh Kepala Kantor UPBU Kelas III Tunggul Wulung, Bapak Tata Surya, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kolaborasi tersebut berfokus pada optimalisasi aset darat bandara yang sebelumnya berstatus idle (tidak sedang digunakan), menyusul menyusutnya jumlah sekolah penerbang di Bandara Tunggul Wulung dari lima hingga enam instansi pada masa sebelum pandemi menjadi dua instansi saat ini. Dengan masuknya Smart Flying School, pihak bandara optimis fungsi operasional harian dapat kembali bergerak aktif. "Banyak manfaat yang kita dapatkan, satu bahwa pemanfaatan aset terutama di sisi darat itu bisa dioptimalkan untuk menggenjot PNBP, dan yang kedua tentunya operasional bandara ini berjalan walaupun meskipun hanya flying school, tapi insyaallah setiap harinya beroperasi terkait penerbangan," ujar Bapak Tata Surya. Dalam tahap awal implementasi perjanjian, fokus kerja sama diarahkan pada penyewaan lahan untuk penempatan fasilitas bahan bakar (fuel). Selanjutnya, pihak manajemen Smart Flying School telah meninjau langsung lokasi untuk rencana sewa Flight Operation (flop) beserta pembahasan kapasitas apron guna mendukung ketersediaan area parkir pesawat (parking stand)

WhatsApp Image 2026-08-26 at 19.19.19.jpeg
WhatsApp Image 2026-08-26 at 19.30.36.jpeg
Kesiapan Operasional dan Penerbangan Cross-Country

Kegiatan operasional penerbangan pesawat latih ini dijadwalkan segera berlangsung dalam waktu dekat. Pasokan bahan bakar (avgas) diproyeksikan tiba di bandara pada Senin, 31 Agustus, kemungkinan bisa langsung diikuti oleh penerbangan cross-country rute Budiarto–Cilacap maupun sebaliknya. Dari sisi pembiayaan dan pengelolaan lapangan, pihak UPBU tetap berpegang pada standar regulasi yang berlaku, yaitu PP Nomor 15 Tahun 2016. Seluruh perhitungan teknis bersama tim sekolah penerbang telah diselaraskan, termasuk pembenahan fasilitas pendukung berupa jaringan instalasi listrik dan air bersih demi menjamin kenyamanan operasional.

Artikel diperbarui terakhir: 26 August 2026

Bagikan: