Sejarah Singkat

Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III yang terletak di Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan penghormatan terhadap tokoh bersejarah daerah tersebut. Sebelumnya, bandara ini dikenal dengan nama Bandara Brang Bidji. Perubahan nama dilakukan untuk mengabadikan jasa Sultan Muhammad Kaharuddin III, sultan ke-16 dari Kesultanan Sumbawa yang juga merupakan tokoh penting dalam sejarah legislatif dan pemerintahan daerah. Seiring berjalannya waktu, bandara ini terus mengalami pengembangan infrastruktur dan fasilitas. Salah satu peningkatannya adalah peresmian gedung terminal baru sekitar tahun 2020 dengan desain unik yang terinspirasi dari sarang lebah, yang menjadi simbol khas Sumbawa yang terkenal dengan madu hutannya. Sejarah baru juga tercatat pada tahun 2022 ketika bandara ini berhasil didarati pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737 untuk pertama kalinya, sebuah capaian signifikan yang menunjukkan peningkatan kapasitas bandara. Dengan landasan pacu yang ditingkatkan untuk menampung pesawat seperti ATR-72, bandara ini kini berperan penting sebagai pintu gerbang utama yang mendukung mobilitas, ekonomi, dan sektor pariwisata di Sumbawa.
Terakhir diperbarui: 05 Jun 2026