Deskripsi
Maen jaran atau pacuan kuda sudah populer sejak zaman kolonial Belanda dan sampai saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat Sumbawa. Maen jaran biasanya diadakan setelah musim panen sebagai cerminan rasa syukur masyarakat, dan jokinya adalah anak – anak yang masih duduk dibangku SD berusia sekitar 9 – 12 tahun.