Lewati ke konten utama

Sejarah Singkat

Bandar Udara Maratua merupakan bandar udara sipil yang berlokasi di Pulau Maratua, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Bandara ini dibangun sebagai bagian dari upaya strategis Pemerintah dalam mengembangkan konektivitas wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), mendorong pertumbuhan pariwisata, serta memperkuat aspek pertahanan nasional mengingat letaknya yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina.

Pembangunan Bandar Udara Maratua dimulai sejak tahun 2008 melalui tahap perencanaan dan penganggaran. Pembersihan lahan dilakukan pada tahun 2011, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pada bulan September 2015. Uji coba pendaratan pertama berhasil dilaksanakan pada 13 Februari 2017 dengan mendaratnya pesawat ATR 72, menandai kesiapan awal infrastruktur bandara.

Sejak akhir tahun 2017, bandara ini mulai melayani penerbangan komersial dan perintis. Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, secara resmi meresmikan Bandar Udara Maratua pada tanggal 25 Oktober 2018. Kemudian, pada tahun 2019, bandara ini ditetapkan sebagai Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III di bawah Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

 
Terakhir diperbarui: 30 Jul 2026