JL. KH.ABDURRAHMAN WAHID +012 345 6789 kantor.upbukarelsadsuitubun@gmail.com
JL. KH.ABDURRAHMAN WAHID +012 345 6789 kantor.upbukarelsadsuitubun@gmail.com

Kategori

Berita Terkini

Tidak ada berita terkini.

Sejarah Singkat

Bandar Udara Karel Sadsuitubun berlokasi di Desa Ibra, Kecamatan Kei KecilKabupaten Maluku TenggaraProvinsi Maluku. Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRDKabupaten Maluku Tenggara, Senin 26 Agustus 2013 tentang Agenda pemberian nama Bandara Baru yang berlokasi di Desa Ibra Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara menetapkan nama Bandara Karel Sadsuitubun-Maluku Tenggara.[2]

Bandar Udara Karel Sadsuitubun diresmikan oleh Menteri PerhubunganIgnasius Jonan pada hari Jumat tanggal 19 Desember 2014. Peresmian itu dilaksanakan serentak, bersamaan dengan peresmian 20 pelabuhan dan 10 bandara di seluruh Indonesia.[3]

Bandar Udara Karel Sadsuitubun mulai beroperasi pada hari Senin tanggal 24 Februari 2014 yang ditandai oleh pendaratan pertama pesawat terbang dari maskapai Trigana Air (PK-YRN) yang di piloti oleh Capt. Hassanudin.[4]

Pendaratan pertama oleh Trigana Air Service menandakan bahwa Operasional Bandara Karel Sadsuitubun sudah mulai dilaksanakan sehingga bandara yang lama (Bandara Dumatubun) sudah tidak dioperasikan lagi untuk Penerbangan Sipil karena hanya dipakai sebagai Pangkalan Udara (Lanud) AURI Dumatubun.

Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 2.350 meter x 45 meter dengan 2 (dua) Taxiway dan Apron kapasitas 2 Pesawat Boeing 737 dan 1 (satu) ATR 72. Jarak bandara dari pusat kota sekitar 14 km. Status Bandar Udara Karel Sadsuitubun saat ini adalah Control Tower (ADC)dengan Operating Hour jam 06.00 Pagi s/d Jam 17.30 Sore Waktu indonesia Timur. memiliki fasilitas stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) avtur, BMKG dengan pelayanan 24 Jam, Tower Pengawas Udara yang dioperasikan oleh Personil AirNav.