Lewati ke konten utama
Breaking News 2 menit baca 30 dilihat

PRAY FOR NTT

PRAY FOR NTT
Klik untuk perbesar
Gempa M 7,7 Guncang Flores NTT, 111 Warga Meninggal dan Ratusan Ribu Mengungsi

Rangkaian gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan lepas pantai Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA, berdampak besar pada infrastruktur dan pemukiman warga di wilayah tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data penanganan dampak gempa. Sebanyak 111 orang dilaporkan meninggal dunia, 1.631 orang mengalami luka-luka, dan lebih dari 188.000 warga masih bertahan di lokasi pengungsian maupun tenda-tenda darurat.

Informasi utama terkait bencana gempa bumi NTT:

  • Pusat dan Karakteristik Gempa: Berpusat di laut pada kedalaman dangkal sekitar 10 km di lepas pantai utara Flores. Guncangan keras terasa hingga Kabupaten Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
  • Kerusakan Bangunan: Data BNPB mencatat sedikitnya 95.567 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, serta merusak sejumlah fasilitas publik seperti tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan bangunan pemerintah.
  • Aktivitas Gempa Susulan: BMKG mencatat ribuan kali aktivitas gempa susulan (aftershocks) pascalindhu utama 15 Agustus. BMKG mengimbau warga tetap tenang dan menghindari bangunan berstruktur retak.
  • Penanganan Darurat: Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, serta Kementerian Sosial disiagakan untuk percepatan evakuasi, pendistribusian logistik, pembuatan dapur umum, serta penyediaan fasilitas sanitasi bagi para pengungsi.
  •  
Pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait terus mengkoordinasikan penyaluran bantuan dasar serta pendataan kerugian materiil untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Artikel diperbarui terakhir: 15 August 2026

Bagikan: