Lewati ke konten utama

Sejarah Singkat

Bandar Udara Wasior di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, awalnya dikenal sebagai Bandara Margono, yang dinamai untuk mengenang kisah penyelamatan seorang prajurit bernama Kopral Margono di wilayah tersebut sekitar tahun 1961. Bandar Udara Wasior merupakan salah satu fasilitas transportasi udara yang berperan penting dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Keberadaan bandar udara ini menjadi sarana strategis dalam menunjang pergerakan penumpang dan barang, serta mendukung kelancaran pelayanan transportasi udara bagi masyarakat di wilayah Wasior dan sekitarnya.

Dalam perkembangannya, Bandar Udara Wasior menjadi bagian penting dari penyelenggaraan transportasi udara perintis di wilayah Papua Barat. Dengan kondisi geografis wilayah Teluk Wondama yang memiliki tantangan aksesibilitas, keberadaan bandar udara ini membantu menghubungkan masyarakat dengan wilayah lain, sekaligus mendukung pelayanan pemerintahan, distribusi logistik, serta akses terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Saat ini, Bandar Udara Wasior berstatus sebagai bandar udara domestik Kelas III yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Wasior di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Melalui penyelenggaraan operasional yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan pelayanan, Bandar Udara Wasior terus berperan dalam mendukung konektivitas udara dan pembangunan daerah Kabupaten Teluk Wondama.

Terakhir diperbarui: 29 Sep 2026