UPBU Senggeh Gelar Safety Campaign Daerah Keamanan Terbatas, Perkuat Kesadaran Masyarakat terhadap Keamanan Penerbangan
Senggeh, 15 September 2026 – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Senggeh melaksanakan kegiatan Safety Campaign Daerah Keamanan Terbatas di Bandar Udara Senggeh, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPBU Kelas III Senggeh mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIT tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Teknis, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat, bapak Frengky Deda, S.E. dan materi disampaikan oleh bapak Petrus selaku senior Aviation Security Kantor UPBU Senggeh. Kegiatan diikuti oleh unsur TNI, pemerintah kampung, tokoh adat dan masyarakat, perwakilan guru dan siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Senggi, petugas ground handling, serta pegawai UPBU Senggeh. Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada pentingnya menjaga area bandar udara tetap steril, khususnya pada daerah keamanan terbatas, pagar perimeter, serta larangan bagi masyarakat untuk memasuki atau melintasi area bandar udara tanpa izin.
Kepala Suku Kampung Warlef menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya terkait perimeter, keberadaan hewan liar, serta aktivitas masyarakat dan pelajar di sekitar kawasan bandar udara. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengamanan bandar udara demi keselamatan dan keamanan penerbangan. Sementara itu, Komandan Pos Koutis menekankan pentingnya koordinasi antara pihak bandar udara dengan kepala kampung, ondo, dan tokoh masyarakat, terutama dalam menjaga pagar perimeter dan mencegah masyarakat memasuki daerah keamanan terbatas ketika terdapat kegiatan operasional penerbangan.
Melalui pelaksanaan Safety Campaign Daerah Keamanan Terbatas ini, UPBU Senggeh berharap terbangun pemahaman dan kepedulian bersama antara penyelenggara bandar udara, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, serta masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga keamanan kawasan bandar udara. Sinergi dan partisipasi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan bandar udara yang aman, tertib, dan mendukung terselenggaranya operasional penerbangan yang selamat dan berkesinambungan.
Artikel diperbarui terakhir: 16 September 2026