Tentang Bandara
Terakhir diperbarui: 14 Okt 2026
Sejarah Singkat
Perintis Aksesbilitas Wilayah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan) :
Bandar Udara Merdey terletak di Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Dimensi runway 600 m x 23 m memegang peranan vital sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan wilayah ini dengan berbagai daerah di Indonesia terutama di papua barat. Sebagai unit penyelenggara bandar udara, Bandara Merdey melayani kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat setempat, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memfasilitasi konektivitas antar pulau yang penting bagi kemajuan Papua Barat. Dengan aktivitas penerbangan yang semakin dinamis, bandara ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur demi menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa.
Adanya kehadiran Bandara Merdey ini berawal dari kebutuhan mendesak untuk membuka keterisolasian geografis di pedalaman Papua Barat. Dimana bandara ini dikategorikan ke dalam daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan). Sebelum infrastruktur darat memadai, jalur udara menjadi satu-satunya urat nadi utama masyarakat setempat.
Jalur Logistik dan Medis :
Sejarah operasional bandara ini berfokus sebagai gerbang utama untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat, penyaluran logistik pangan, serta pasokan medis bagi penduduk di Distrik Merdey dan sekitarnya.
Pengembangan dan Status Operasional :
Dalam perkembangannya, bandara ini diklasifikasikan sebagai bandara 1B dengan status operasi umum dan berada di bawah pengawasan Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari. Pengelolaannya dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kondisi Modern Saat Ini :
Bandar Udara Merdey adalah bandar udara yang melayani pesawat udara untuk angkutan udara niaga dengan rute penerbangan domestic beroperasi dari jam 08.00-16.00 WIT (23.00-07.00 UTC) sehari dengan pesawat udara yang saat ini adalah Cessa 208. . Bandara Merdey terus aktif mendukung konektivitas dengan melayani ratusan pergerakan pesawat dan penumpang setiap tahunnya demi menjaga stabilitas ekonomi dan distribusi di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
Bandar Udara Merdey terletak di Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Dimensi runway 600 m x 23 m memegang peranan vital sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan wilayah ini dengan berbagai daerah di Indonesia terutama di papua barat. Sebagai unit penyelenggara bandar udara, Bandara Merdey melayani kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat setempat, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memfasilitasi konektivitas antar pulau yang penting bagi kemajuan Papua Barat. Dengan aktivitas penerbangan yang semakin dinamis, bandara ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur demi menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa.
Adanya kehadiran Bandara Merdey ini berawal dari kebutuhan mendesak untuk membuka keterisolasian geografis di pedalaman Papua Barat. Dimana bandara ini dikategorikan ke dalam daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan). Sebelum infrastruktur darat memadai, jalur udara menjadi satu-satunya urat nadi utama masyarakat setempat.
Jalur Logistik dan Medis :
Sejarah operasional bandara ini berfokus sebagai gerbang utama untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat, penyaluran logistik pangan, serta pasokan medis bagi penduduk di Distrik Merdey dan sekitarnya.
Pengembangan dan Status Operasional :
Dalam perkembangannya, bandara ini diklasifikasikan sebagai bandara 1B dengan status operasi umum dan berada di bawah pengawasan Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari. Pengelolaannya dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kondisi Modern Saat Ini :
Bandar Udara Merdey adalah bandar udara yang melayani pesawat udara untuk angkutan udara niaga dengan rute penerbangan domestic beroperasi dari jam 08.00-16.00 WIT (23.00-07.00 UTC) sehari dengan pesawat udara yang saat ini adalah Cessa 208. . Bandara Merdey terus aktif mendukung konektivitas dengan melayani ratusan pergerakan pesawat dan penumpang setiap tahunnya demi menjaga stabilitas ekonomi dan distribusi di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
Terakhir diperbarui: 14 Okt 2026