Lewati ke konten utama

Sejarah Singkat

    Bandar Udara H. Aroeppala-Selayar (IATA: KSR, ICAO: WAWH), adalah bandar udara yang terletak di Pulau Selayar, tepatnya di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Bandara ini digagas oleh Bupati Drs. H.M. Akib Patta dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Bapak Agum Gumelar pada tahun 2000, tepat pada Hari Pembangunan Nasional tanggal 17 September 2000 di Kepulauan Selayar. Pada tahun 2016 direncanakan adanya renovasi terminal dan perpanjangan Runway dan pada tahun 2019 dilakukan peresmian pembangunan oleh Bapak Presiden Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di Luwu sekaligus meresmikan pembangunan lainnya.
     Bandar Udara H. Aroeppala-Selayar yang ada di wilayah kepulauan Sulawesi Selatan adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya dalam melaksanakan fungsi keselamatan, keamanan, kelancaran pelayanan, dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara, penumpang dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
      Pelayanan transportasi Bandar Udara H. Aroeppala-Selayar sebagai penyelenggaraan transportasi yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, terpelihara, mencukupi kebutuhan, serta mampu mendukung pembangunan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bandar Udara H. Aroeppala-Selayar juga sebagai Pintu gerbang kegiatan perekonomian Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya pemerataan pembangunan, pertumbuhan dan stabilitas ekonomi serta keselarasan pembangunan daerah.
        Keberadaan Bandar Udara di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai pendorong dan penunjang kegiatan industri, perdagangan dan/atau pariwisata dalam menggerakkan dinamika pembangunan daerah, serta keterpaduan dengan sektor pembangunan lainnya.
Terakhir diperbarui: 30 Jul 2026