Lewati ke konten utama
Informasi Serta Merta 2 menit baca 246 dilihat

AirNav Terbitkan NOTAM Baru, Bandara Gamar Malamo Kembali Perpanjang Penutupan

AirNav Terbitkan NOTAM Baru, Bandara Gamar Malamo Kembali Perpanjang Penutupan
Klik untuk perbesar
HALMAHERA UTARA, 25 Juni 2026 – Bandar Udara Gamar Malamo Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali memperpanjang penutupan sementara operasional penerbangan sipil setelah Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) melalui Unit Pelayanan Informasi Aeronautika (NOTAM Office) menerbitkan NOTAM Nomor C0722/26 NOTAMR C0713/26. Perpanjangan penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi keselamatan penerbangan akibat masih adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Dukono.

Berdasarkan NOTAM yang diterbitkan, Bandar Udara Gamar Malamo (WAEG) dinyatakan tetap ditutup untuk penerbangan sipil (Aerodrome Closed for Civil Flight) karena terdampak abu vulkanik Gunung Dukono. Penerbitan NOTAM C0722/26 sekaligus menggantikan NOTAM sebelumnya, yaitu NOTAM C0713/26.

Sesuai informasi yang diterbitkan AirNav Indonesia, penutupan bandar udara berlaku mulai 25 Juni 2026 pukul 11.39 WIT hingga 26 Juni 2026 pukul 10.30 WIT atau sampai adanya informasi lebih lanjut berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.

Dengan berlakunya NOTAM tersebut, seluruh operasional penerbangan sipil di Bandar Udara Gamar Malamo untuk sementara masih belum dapat dilaksanakan demi menjaga aspek keselamatan penerbangan.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Gamar Malamo, Martoyo Purwanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi bandar udara serta berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, BMKG, PVMBG, maskapai penerbangan, dan seluruh instansi terkait.

"Keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Perpanjangan penutupan sementara operasional bandar udara merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko terhadap keselamatan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Dukono. Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat serta pengguna jasa transportasi udara secara berkala," ujar Martoyo.

Lebih lanjut, UPBU Gamar Malamo terus melaksanakan inspeksi rutin pada area sisi udara (airside) dan sisi darat (landside), termasuk pemantauan kondisi landas pacu, apron, taxiway, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan kesiapan bandar udara apabila operasional penerbangan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman oleh otoritas yang berwenang.

Pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Dukono serta kondisi ruang udara di sekitar Bandar Udara Gamar Malamo akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan.

KEPALA UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA KELAS III GAMAR MALAMO

Martoyo Purwanto

Instagram : Bandara.Gamarmalamo
Facebook : UPBU Gamar Malamo - Galela
TikTok : bandara.gamarmalamo

Artikel diperbarui terakhir: 25 June 2026

Bagikan: