Dirjen Perhubungan Udara Tinjau Langsung Kondisi Bandara Soa-Bajawa Pascagempa
NGADA — Direktur Jenderal Perhubungan Udara beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Bandara Soa-Bajawa untuk meninjau secara langsung kondisi bandar udara pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, khususnya Kabupaten Ngada dan sekitarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk memastikan kondisi fasilitas dan aset bandar udara dapat ditangani secara tepat, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pemulihan pascabencana.
Dalam peninjauan lapangan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara melihat secara langsung kondisi sejumlah fasilitas dan infrastruktur Bandara Soa-Bajawa yang terdampak gempa. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh untuk memperoleh gambaran kondisi aktual di lapangan, mengidentifikasi kebutuhan penanganan, serta memastikan langkah pemulihan dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan sesuai dengan prioritas.
Di sela peninjauan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas dampak bencana yang terjadi, termasuk terhadap kondisi fasilitas bandar udara maupun para pegawai yang tetap melaksanakan tugas dan menjaga keberlangsungan pelayanan di tengah situasi pascabencana.
Selain melakukan pengecekan terhadap kondisi infrastruktur, Direktur Jenderal Perhubungan Udara juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada jajaran di wilayah terdampak. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Kementerian Perhubungan kepada para pegawai yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan transportasi udara kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan, pemulihan terhadap sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung menjadi salah satu prioritas. Area terminal penumpang serta berbagai fasilitas penunjang operasional penerbangan menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian dalam tahapan pemulihan Bandara Soa-Bajawa.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara menegaskan bahwa hasil peninjauan lapangan tersebut akan menjadi dasar bagi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam menentukan langkah tindak lanjut serta menetapkan prioritas pemulihan terhadap fasilitas Bandara Soa-Bajawa yang terdampak gempa.
“Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, sehingga langkah penanganan dan pemulihan dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan yang nyata serta dilaksanakan secara tepat dan terukur,” demikian disampaikan dalam kunjungan tersebut.
Kepala Kantor UPBU Soa-Bajawa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terhadap kondisi Bandara Soa-Bajawa pascagempa. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi dorongan bagi seluruh jajaran UPBU Soa-Bajawa untuk terus menjaga semangat dan komitmen dalam melaksanakan tugas.
Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan bahwa proses pemulihan Bandara Soa-Bajawa tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik fasilitas, tetapi juga memastikan aspek keselamatan, keamanan, kelancaran operasional, dan kualitas pelayanan penerbangan tetap menjadi prioritas.
Di tengah kondisi pascabencana, sinergi dan dukungan seluruh pihak menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan. UPBU Soa-Bajawa berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan.
Artikel diperbarui terakhir: 29 August 2026