TIGA LANGKAH BANDARA SANGIA NIBANDERA PERKUAT KEAMANAN DAN KESELAMATAN PENERBANGAN MELALUI RAPAT KOMITE, TABLE TOP EXERCISE BERBASIS AI DAN PEMUSNAHAN BARANG SITAAN
Rapat Komite Keamanan dan Keselamatan Bandara menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antarinstansi dalam menjaga keamanan serta keselamatan penerbangan. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan sumber daya, dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu operasional bandar udara.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan Table Top Exercise AVSEC dan PKP-PK yang menghadirkan inovasi Mock Up Digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan pemrograman (coding) yang dirancang langsung oleh personel AVSEC Bandara Sangia Nibandera Kolaka. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pelaksanaan latihan keamanan dan keselamatan penerbangan. Melalui pengembangan simulasi berbasis digital tersebut, skenario latihan dapat disajikan secara lebih interaktif dan terstruktur untuk mendukung pemahaman terhadap alur penanganan keadaan darurat, pembagian tugas, koordinasi antarpetugas, serta pengambilan keputusan berdasarkan skenario yang disimulasikan. Pengembangan ini juga menunjukkan bahwa transformasi digital di lingkungan bandar udara dapat dimulai melalui kreativitas dan kompetensi sumber daya manusia internal, tanpa semata-mata bergantung pada solusi teknologi dari pihak eksternal.

Selain rapat komite dan latihan simulasi, Bandara Sangia Nibandera Kolaka juga melaksanakan kegiatan pemusnahan barang sitaan sebagai bagian dari pengawasan terhadap barang-barang yang tidak diperbolehkan atau dibatasi untuk dibawa ke dalam pesawat udara sesuai ketentuan keamanan penerbangan. Barang-barang yang dimusnahkan meliputi Dangerous Articles, seperti gunting, peralatan kerja (tools), dan benda logam lainnya yang termasuk kategori barang terlarang atau dibatasi; korek api; LAG (Liquid, Aerosol, and Gels); serta minuman beralkohol yang melebihi batas kapasitas yang diperbolehkan untuk dibawa ke dalam pesawat udara. Kegiatan pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen dalam menegakkan ketentuan keamanan penerbangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengguna jasa bandara agar memahami aturan mengenai barang bawaan sebelum melakukan perjalanan udara. Pelaksanaan pengawasan dan penanganan barang sitaan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan serta prosedur yang berlaku.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Bandara Sangia Nibandera Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas keamanan dan keselamatan penerbangan melalui sinergi lintas instansi, penguatan kompetensi personel, evaluasi kesiapsiagaan, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Inovasi yang dikembangkan oleh personel AVSEC diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan penerbangan. Bandara Sangia Nibandera Kolaka berkomitmen mewujudkan penerbangan yang aman, selamat, tertib, dan andal melalui kolaborasi serta inovasi berkelanjutan.