Bandar Udara Komodo

BANDARA KOMODO PERKUAT PERAN SEBAGAI SIMPUL KONEKTIVITAS DALAM PENANGANAN PASCABENCANA GEMPA FLORES

29 Agustus 2026
Gambar Berita
Labuan Bajo, 29 Agustus 2026 — Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, terus menjalankan perannya sebagai salah satu simpul konektivitas dalam mendukung penanganan pascabencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Peran tersebut turut menjadi perhatian dalam kunjungan Direktur Jenderal Perhubungan Udara bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kepala Bagian Keuangan, serta Kepala Balai Kesehatan Penerbangan. Bandar Udara Komodo menjadi titik awal kunjungan sebelum rombongan melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan dukungan sektor penerbangan terhadap penanganan pascabencana tetap berjalan secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel penerbangan dan personel perbantuan yang tetap menjalankan tugas serta memberikan pelayanan di tengah kondisi pascabencana. Koordinasi dan komunikasi menjadi bagian penting dalam memastikan operasional penerbangan, mobilisasi personel, serta distribusi bantuan dapat terus berjalan. Dukungan transportasi, logistik, kesehatan, dan tenaga ahli juga terus diperkuat sesuai dengan kebutuhan di wilayah terdampak. Di tengah proses pemulihan, seluruh insan penerbangan diharapkan tetap solid, saling mendukung, dan bekerja sebagai satu kesatuan. Kolaborasi antarunit maupun antarinstansi menjadi kunci untuk menjaga kelancaran pelayanan sekaligus mendukung percepatan penanganan pascabencana.

Sebagai salah satu pintu masuk utama menuju kawasan Flores dan sekitarnya, Bandar Udara Komodo turut mendukung pergerakan berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan pascabencana. Keberlangsungan konektivitas udara menjadi penting agar mobilisasi bantuan dan personel menuju wilayah yang membutuhkan dapat terlaksana dengan baik. Penanganan pascabencana ini juga menjadi pengalaman dan pembelajaran penting dalam memperkuat kesiapsiagaan sektor penerbangan terhadap kondisi darurat di masa mendatang, baik dari sisi koordinasi, sumber daya manusia, maupun dukungan operasional.
Melalui sinergi seluruh pihak, Bandar Udara Komodo berkomitmen untuk terus menjaga konektivitas dan memberikan pelayanan terbaik sebagai bagian dari upaya bersama mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Menjaga konektivitas, mendukung pemulihan, dan hadir untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur