Bandar Udara Emalamo

Kabut Asap Karhutla Picu Pembatalan Penerbangan di Bandara Emalamo Sanana

11 Oktober 2026
Gambar Berita
SANANA — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa pihak pengelola Bandara Emalamo Sanana membatalkan seluruh aktivitas penerbangan selama satu minggu terhitung mulai tanggal 12 Oktober 2026 Hingga 17 Oktober 2026. Keputusan penutupan sementara operasional ini diambil demi menjamin keselamatan penerbangan setelah jarak pandang (visibility) menurun drastis di bawah ambang batas aman.
Dari hasil pemantauan di lokasi, jarak pandang di area landasan pacu (runway) dilaporkan hanya berkisar antara 500 hingga 800 meter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan proses lepas landas maupun pendaratan pesawat, mengingat standar keselamatan minimum penerbangan nasional mensyaratkan jarak pandang setidaknya 3.000 meter.
Akibat pembatalan operasional tersebut, ratusan calon penumpang mengalami penumpukan di area ruang tunggu Bandara Emalamo. Untuk mengantisipasi keluhan penumpang, pihak maskapai telah membuka layanan khusus guna memproses pemesanan ulang jadwal penerbangan (reschedule) maupun pengembalian uang tiket (refund).
Saat ini, otoritas bandara bersama BMKG dan Tim Satgas Karhutla setempat terus memantau pergerakan kabut asap dan kualitas udara secara berkala. Calon penumpang dianjurkan untuk terus memperbarui informasi status penerbangan langsung melalui pihak maskapai sebelum mendatangi bandara.