Bandar Udara Dobo

Perkuat Keamanan Ruang Udara dan Digital, Bandara Dobo Gelar Rapat Komite Keamanan Penerbangan Bahas Pengoperasian Drone dan Ancaman Siber

13 Agustus 2026
Gambar Berita
Menjawab tantangan keamanan penerbangan modern, Kantor Bandar Udara Dobo menyelenggarakan Rapat Komite Keamanan Penerbangan (Airport Security Committee/ASC Meeting). Pertemuan berkala ini berfokus pada dua isu krusial yang kian berkembang, yakni potensi bahaya pengoperasian pesawat tanpa awak (drone) secara liar serta ancaman siber (cyber security) pada sistem penerbangan.

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Kepala Bandar Udara Dobo dan dihadiri oleh jajaran Komite Keamanan Bandara yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Pemerintah Daerah Kepulauan Aru, instansi karantina, navigasi udara, serta perwakilan maskapai penerbangan.

Dalam pembahasan mengenai pengoperasian drone, rapat menegaskan kembali pentingnya pengawasan ketat terhadap ruang udara di sekitar bandara. Pengoperasian drone yang tidak berizin di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sangat membahayakan lalu lintas udara dan aktivitas lepas landas maupun pendaratan pesawat. Bandara Dobo bersama jajaran aparat keamanan sepakat untuk meningkatkan edukasi publik sekaligus penindakan tegas sesuai dengan regulasi penerbangan yang berlaku.

Selain potensi bahaya fisik dari drone, rapat komite juga menyoroti aspek keamanan digital. Ancaman siber terhadap sistem informasi, jaringan data, dan operasional kebandarudaraan menjadi perhatian serius guna mencegah potensi gangguan layanan maupun kebocoran data.

"Dunia aviasi saat ini tidak hanya berhadapan dengan potensi gangguan keamanan konvensional, tetapi juga tantangan baru seperti maraknya drone liar di sekitar KKOP dan ancaman keamanan siber," tegas Kepala Bandar Udara Dobo.

Beliau menambahkan bahwa sinergi lintas instansi melalui forum rapat komite ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi, memperbarui standar operasional prosedur (SOP), serta memperkuat mitigasi risiko secara terpadu.

Melalui komitmen bersama ini, Bandar Udara Rar Gwamar Dobo terus berupaya menjaga dan meningkatkan standar Keselamatan, Keamanan, Kelancaran, dan Kenyamanan (3K1K) penerbangan demi mewujudkan konektivitas udara Kepulauan Aru yang aman dan andal.