Deskripsi
KAMPURUI
Kampurui adalah ikat kepala tradisional khas masyarakat Buton dan Kepulauan Buton di Sulawesi Tenggara. Kampurui biasanya dipakai oleh laki-laki saat acara adat, keagamaan, pernikahan, hingga penyambutan tamu kehormatan.
Secara bentuk, kampurui dibuat dari kain tenun, kain polos, atau kain batik yang dililit dan dibentuk menyerupai destar atau penutup kepala adat. Dalam budaya Kesultanan Buton, bentuk dan warna kampurui juga melambangkan status sosial dan jabatan seseorang, misalnya golongan bangsawan (Kaomu), Walaka (penasihat adat), atau masyarakat umum.
Beberapa jenis kampurui yang terkenal antara lain:
- Bewe Patawala
- Bewe Poporoki
- Bataawi
- Padhamalala
- Manumanu
Saat ini kampurui bukan hanya simbol adat, tetapi juga menjadi identitas budaya masyarakat Buton dan sering dijadikan cendera mata khas Sulawesi Tenggara. Bahkan kampurui sudah tercatat sebagai kekayaan intelektual budaya daerah Sultra.