El Nino, Layanan Penerbangan di Bandara Amahai Lancar
MALTENG, LIPUTAN.CO.ID,- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Amahai, Chandra Dailangi, memastikan layanan penerbangan di Bandara Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, saat ini berjalan lancar meski ditengah fenomena El Nino.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 4 Agustus 2026, Chandra mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir memang terdapat dua kali pembatalan penerbangan.
"Alhamdulillah, sekarang penerbangan sudah lancar. Memang sempat ada pembatalan karena cuaca dan sedikit faktor operasional, tetapi kebanyakan karena cuaca. Dalam beberapa bulan terakhir ada dua kali penerbangan yang dibatalkan," ujar Chandra.
Menurutnya, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan. Karena itu, penerbangan tidak akan dipaksakan apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan.
"Semuanya demi keselamatan. Kalau cuaca kurang bagus, tentu penerbangan tidak bisa dipaksakan," katanya.
Ia menjelaskan, saat ini frekuensi penerbangan dari Bandara Amahai telah meningkat menjadi dua kali dalam sepekan. Rute menuju Banda dilayani setiap hari Senin, sedangkan penerbangan ke Fakfak berlangsung setiap hari Rabu. Sebelumnya, penerbangan hanya tersedia satu kali dalam seminggu.
"Jadwal sekarang sudah dua kali seminggu. Senin ke Banda dan Rabu ke Fakfak. Sebelumnya hanya satu kali," jelasnya.
Chandra mengatakan, seluruh penerbangan di Bandara Amahai masih menggunakan pesawat berkapasitas kecil. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur bandara, terutama panjang dan lebar landasan pacu yang belum memungkinkan didarati pesawat berbadan lebih besar.
"Landasan pacu kami lebarnya masih 23 meter. Panjang keseluruhan lebih dari 1.000 meter, tetapi yang saat ini digunakan sekitar 800 meter. Infrastruktur ini belum mendukung pesawat yang lebih besar," ungkapnya.
Untuk rute Amahai–Fakfak, kata Chandra, operasional penerbangan berjalan normal dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 25 menit. Sementara penerbangan Amahai–Banda dapat ditempuh sekitar 45 menit.
Dari sisi tarif, harga tiket rute Amahai–Banda masih berkisar di angka Rp300 ribuan. Sementara tarif menuju Fakfak mengalami sedikit penyesuaian menjadi sekitar Rp600 ribuan.
Selain peningkatan frekuensi penerbangan, Bandara Amahai kini juga dilayani oleh dua koridor penerbangan. Koridor Langgur melayani rute menuju Banda, sedangkan koridor Papua melayani penerbangan menuju Fakfak. Pada tahun sebelumnya, bandara tersebut hanya dilayani satu koridor penerbangan.
Chandra berharap kondisi cuaca ke depan semakin bersahabat sehingga pelayanan penerbangan di Bandara Amahai dapat terus berjalan lancar dan memberikan kemudahan akses transportasi udara bagi masyarakat Maluku Tengah.
Artikel diperbarui terakhir: 04 August 2026